Bupati OKUT Lakukan Koordinasi Intensif Minta Tambahan Pasokan BBM

  • 25 Mei 2026 21:03 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Timur - Bupati OKU Timur Lanosin melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pertamina guna memastikan tambahan pasokan BBM segera direalisasikan. Hal ini dilakukan Enos saapaan bupati, menyusul tinjauan langsung antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU kawasan Belitang dan kecamatan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Enos menjelaskan, sebelumnya distribusi BBM berada di angka 16.000 liter dan kini meningkat menjadi 32.000 liter. “Alhamdulillah, hasil koordinasi dengan Pertamina mulai hari ini kuota pengiriman BBM untuk wilayah Belitang dan sekitarnya resmi ditambah dua kali lipat,” katanya, Sabtu 23 Mei 2026.

Menurutnya antrean kendaraan menjadi potret kegelisahan masyarakat. Warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), sementara aktivitas harian mulai terganggu akibat keterbatasan pasokan.

Keluhan masyarakat pun ramai bermunculan di media sosial. Situasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah yang bergerak cepat mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Enos bersama Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Fajri Nuryadi turun langsung meninjau sejumlah SPBU pada Jum’at, 22 Mei 2026. Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga berdialog dengan pengelola SPBU dan mendengarkan langsung kondisi yang terjadi di lapangan.

Selain memastikan penambahan pasokan, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan ataupun penimbunan BBM. “Kami mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan BBM dan tidak melakukan penimbunan karena hal itu justru dapat mengganggu pemerataan distribusi,” ujar Bupati.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. “Terutama terkait kabar pembatasan maupun perubahan harga BBM yang ramai diperbincangkan menjelang 1 Juni mendatang,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....