Kodam II Sriwijaya Gelar Harkitnas, Tegaskan Kedaulatan Digital Bangsa

  • 25 Mei 2026 07:48 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kodam II/Sriwijaya menggelar upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Palembang yang dipimpin Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution.
  • Sambutan Menkomdigi menegaskan tantangan bangsa kini bergeser pada kedaulatan informasi dan transformasi digital.
  • Pemerintah memperkuat pembangunan SDM dan perlindungan generasi muda melalui program sosial serta regulasi ruang digital sehat.

RRI.CO.ID, Palembang - Kodam II/Sriwijaya menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Makodam II/Swj, Palembang, Rabu 20 Mei 2026. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti prajurit serta PNS jajaran Kodam II/Swj se-Garnizun Palembang.

Pada kegiatan tersebut, Inspektur Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution bertindak sebagai Inspektur Upacara. Momentum Harkitnas tahun ini menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan dan kebangkitan nasional di tengah tantangan zaman.

Dalam amanatnya, Irdam II/Swj membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai bagian dari kekuatan bangsa di era digital.

"Tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid bertema, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Sambutan merefleksikan berdirinya Boedi Oetomo 1908 sebagai tonggak transformasi perjuangan intelektual," ujar Fachmi.

Sambutan itu juga merefleksikan berdirinya Boedi Oetomo pada 1908 sebagai tonggak transformasi perjuangan intelektual bangsa. Selain itu, ditegaskan bahwa tantangan Indonesia pada 2026 tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan teritorial, tetapi juga kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah disebut terus mendorong visi kemandirian nasional melalui berbagai program strategis. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Pemerintah juga memperkuat perlindungan generasi muda di ruang siber melalui pemberlakuan penuh PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang PPTUNAS. Sejak 28 Maret 2026, akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi ditunda guna menciptakan ruang digital yang sehat dan beretika.

Mengakhiri amanatnya, Menkomdigi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Asta Cita sebagai kompas dalam mewujudkan delapan misi besar negara. Solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat kedaulatan bangsa di era modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....