Dompet Dhuafa Sumsel Berdayakan Peternak Kurban Lokal

  • 21 Mei 2026 19:27 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang — Dompet Dhuafa Sumsel mengembangkan program kurban berbasis pemberdayaan peternak tradisional. Program itu melibatkan peternak lokal dari keluarga prasejahtera di Sumatera Selatan.

PIC Program Ekonomi Peternakan Dompet Dhuafa Sumsel, Ahmad Rais Ginanjar, mengatakan banyak hewan kurban didatangkan dari luar daerah. Kondisi itu membuat peternak lokal kurang berkembang.

“Kami ingin memberdayakan peternak lokal Sumsel,” ujar Rais dalam Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang, Kamis, 14 Mei 2026. Dompet Dhuafa kemudian membina masyarakat menjadi peternak kambing dan sapi kurban.

Ia menjelaskan program dimulai dengan pembinaan keluarga dhuafa di desa. Masyarakat diberikan hewan ternak dan pendampingan selama masa pemeliharaan.

Peternak binaan berasal dari Palembang, Banyuasin, hingga Ogan Ilir. Sebagian besar merupakan petani musiman yang penghasilannya tidak tetap.

“Setelah panen, mereka sering tidak memiliki penghasilan lain,” katanya. Program peternakan dinilai membantu menambah pemasukan keluarga.

Selain memberdayakan peternak, Dompet Dhuafa juga mendistribusikan kurban ke daerah terpencil. Wilayah sasaran dipilih karena masyarakat jarang mengonsumsi daging merah.

Menurut Rais, ketimpangan konsumsi daging masih terjadi antara kota dan desa. Faktor ekonomi dan akses menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

“Banyak masyarakat pelosok sulit mendapatkan akses daging kurban,” ujarnya. Karena itu, distribusi diprioritaskan ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan perairan.

Dompet Dhuafa juga menerapkan pengecekan kontrol kualitas terhadap seluruh hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan dari sisi umur, kesehatan, hingga bobot hewan.

Rais menegaskan seluruh hewan harus sesuai syariat sebelum disalurkan. Setiap hewan juga ditimbang langsung untuk memastikan kualitasnya.

“Kami memastikan hewan kurban sehat dan sesuai syariat,” tutup Rais. Ia berharap program itu memberi manfaat bagi peternak dan masyarakat penerima kurban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....