Polda Sumsel Perkuat Sabuk Kamtibmas Dukung Program Asta Cita Nasional
- 19 Mei 2026 22:43 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumsel menggelar Apel Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Empat Lawang sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah pusat.
- Kegiatan tersebut melibatkan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keamanan wilayah.
- Kapolda Sumsel menekankan pentingnya antisipasi dini, pengamanan swakarsa, serta kolaborasi masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
RRI.CO.ID, Empat Lawang - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi pengamanan kewilayahan sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Apel Sabuk Kamtibmas bertema “Sinergi Untuk Negeri” yang digelar di Lapangan Pemkab Empat Lawang, Selasa 19 Mei 2026.
Kegiatan strategis itu dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Turut mendampingi Kapolda, yakni Dirpolairud, Dirresnarkoba, dan Kabidpropam Polda Sumsel.
Apel Sabuk Kamtibmas juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Empat Lawang. Hadir di antaranya Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Wakil Bupati Arifa’i, Ketua DPRD, Dandim 0405/Lahat, Kapolres Empat Lawang, serta sejumlah pejabat instansi terkait.
Selain unsur pemerintahan, kegiatan tersebut turut melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Empat Lawang.
Sebagai bentuk kolaborasi pengamanan terpadu, apel melibatkan personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, kepala desa, lurah, hingga unsur pengamanan swakarsa dan organisasi kepemudaan.
Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa konsep “Sabuk Kamtibmas” merupakan sistem pengamanan berlapis yang mengedepankan kolaborasi lintas sektoral serta pendekatan cooling system dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital.
"Kita harus hadir sebelum gangguan Kamtibmas terjadi. Jangan menunggu masalah membesar baru kemudian kita bergerak. Dengan hadirnya TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersama-sama, insyaallah setiap potensi gangguan dapat kita antisipasi dan kita selesaikan dengan baik," tutur Irjen Pol Sandi Nugroho.
Menurut Kapolda, aparat keamanan harus hadir sebelum gangguan kamtibmas terjadi. Dengan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, setiap potensi gangguan diharapkan dapat dicegah serta diselesaikan secara baik.
Kapolda juga menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan bagian dari pengamanan swakarsa yang lahir dari kesadaran masyarakat untuk saling menjaga. Karena itu, komunikasi antara warga dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa perlu terus diperkuat.
Menutup amanatnya, Kapolda menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar selalu berbuat baik, mematuhi hukum, tidak menyebarkan hoaks, dan menjaga persatuan. Melalui sinergi dalam Apel Sabuk Kamtibmas ini, Polda Sumsel berharap tercipta ekosistem keamanan yang kuat dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan dan perekonomian daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....