HUT ke-80 Sumsel Jadi Momentum Percepat Pembangunan

  • 19 Mei 2026 16:40 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan menjadi momentum memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan daerah. Hal itu ditegaskan Gubernur Sumsel Herman Deru saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sumsel, Senin, 18 Mei 2026.

Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Sumatera Selatan dan dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, anggota DPR RI, Forkopimda, kepala daerah kabupaten dan kota, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan usia 80 tahun Sumsel bukan sekadar angka. Menurutnya, perjalanan panjang daerah tersebut penuh sejarah, perjuangan, dan kerja keras seluruh masyarakat.

“Ini momentum refleksi untuk melihat sejauh mana pembangunan berjalan dan apa yang harus kita lakukan ke depan,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat persatuan dalam membangun daerah.

Herman Deru mengawali pidatonya dengan mengangkat simbol budaya Sumsel sebagai identitas kebanggaan masyarakat. “Tanjak emas di kepala raja merupakan simbol kebesaran budaya kita,” katanya.

Menurut Herman Deru, peringatan hari jadi daerah memiliki tiga makna penting, yakni rasa syukur, evaluasi pembangunan, dan momentum inovasi menghadapi perubahan zaman. Ia menilai Sumsel harus terus berkembang tanpa meninggalkan akar budaya dan sejarah.

“Sejarah panjang Sumsel bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi sumber inspirasi dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing,” tegasnya. Ia juga menyinggung kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai bagian penting identitas Sumsel.

Pada HUT ke-80 ini, Pemerintah Provinsi Sumsel mengusung tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”. Herman Deru memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang dinilai menunjukkan tren positif sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,35 persen dan menjadi tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Selain itu, angka kemiskinan turun menjadi 9,85 persen dan kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,76 persen.

Menurut Herman Deru, tingkat pengangguran terbuka di Sumsel juga turun menjadi 3,59 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 74,76 dan bertahan pada kategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut.

Ia turut menyoroti tantangan pembangunan ke depan, mulai dari bonus demografi hingga perkembangan teknologi digital. Pemerintah Provinsi Sumsel, kata dia, terus memperkuat pendidikan vokasi, kewirausahaan, dan penguasaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

“Kalau bukan kita yang peduli, lalu kepada siapa kita menitipkan provinsi ini?” ujarnya. Herman Deru menegaskan keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie mengatakan HUT ke-80 Sumsel menjadi momentum memperkuat kebersamaan seluruh elemen daerah. Ia menilai sinergi pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci pembangunan Sumsel ke depan.

Rangkaian HUT ke-80 Sumsel sendiri diisi berbagai kegiatan sosial dan budaya. Kegiatan tersebut meliputi pengobatan gratis, pasar murah, bazar UMKM, penghijauan serentak, bakti sosial, hingga Festival Sriwijaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....