Festival Sriwijaya XXXIV 2026, Semangat Baru Budaya Sumsel

  • 16 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Dekranasda Sumsel, mengusung tema “The Ancient Relics of Sriwijaya”.
  • Festival berlangsung 15–17 Mei 2026 ini menampilkan seni budaya dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.
  • Festival Sriwijaya kembali masuk Karisma Event Nusantara (KEN) selama enam tahun berturut-turut.

RRI.CO.ID, Palembang - Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 resmi dibuka di Kompleks Dekranasda Sumsel, Palembang, Jumat 15 Mei 2026. dengan Mengusung tema tema "The Ancient Relics of Sriwijaya" atau Peninggalan Kuno Sriwijaya.

Festival Sriwijaya tahun ini kembali hadir membawa semangat baru dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan. Festival budaya tahunan yang telah menjadi bagian perjalanan budaya Sumatera Selatan selama 34 tahun tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Mei 2026.

Ribuan masyarakat tampak antusias memadati kawasan Dekranasda Sumsel untuk menyaksikan pembukaan festival yang menampilkan beragam pertunjukan seni budaya dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Berbagai tarian tradisional, musik daerah, seni pertunjukan, pameran UMKM, hingga kuliner khas daerah menjadi daya tarik utama Festival Sriwijaya 2026 yang kembali menjadi ruang pertemuan budaya masyarakat Sumsel.

Pembukaan menamilkan pentas seni tradisional Dul Muluk bersama Jarwo Kuat dan Cing Abdel yang sukses menghibur ribuan pengunjung. Penampilan tersebut memadukan unsur komedi dengan seni tradisional khas Palembang sehingga menghadirkan hiburan yang dekat dengan masyarakat tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan, mengatakan, Festival Sriwijaya bukan hanya agenda hiburan tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam menjaga dan memperkenalkan kembali sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya kepada generasi muda.

“Festival ini juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendukung promosi pariwisata Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” kata Rudi.

“Festival Sriwijaya menjadi wadah untuk merawat budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Festival Sriwijaya 2026 juga kembali mencatat prestasi membanggakan dengan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia selama enam tahun berturut-turut.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Nova Arisne, mengapresiasi konsistensi Sumatera Selatan dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Festival Sriwijaya. Menurut Nova, capaian tersebut menunjukkan bahwa Festival Sriwijaya memiliki karakter budaya yang kuat dan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kreatif daerah.

“Festival Sriwijaya memiliki kekuatan budaya yang luar biasa dan terus berkembang menjadi event budaya unggulan Indonesia,” katanya. Festival Sriwijaya tahun ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan ke-80.

Pada kesempatan tersebut turut diserahkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda kepada sejumlah daerah di Sumatera Selatan. Dalam sambutannya sebelum membuka festival secara resmi, Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, mengajak masyarakat menjadikan Festival Sriwijaya sebagai momentum kebangkitan budaya daerah.

Menurutnya, kejayaan Sriwijaya di masa lalu harus menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumatera Selatan untuk terus maju tanpa melupakan akar budaya dan sejarah. “Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga untuk membangun rasa bangga terhadap budaya daerah kita sendiri,” ujar Cik Ujang.

Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 diharapkan menjadi jembatan pelestarian budaya antar generasi. Kegiatan ini juga memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai destinasi budaya unggulan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....