Polisi Serahkan 14 Jenazah Korban kepada Keluarga

  • 16 Mei 2026 20:01 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel berhasil mengidentifikasi 14 dari 17 korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus ALS dan truk tangki minyak. Sementara tiga jenazah lainnya masih menjalani proses pencocokan DNA oleh tim forensik.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Selasa, 6 Mei 2026 dan menyebabkan sejumlah korban hangus terbakar sehingga menyulitkan proses identifikasi. Tim DVI Polda Sumsel kemudian bekerja sama dengan Laboratorium Pusdokkes Polri untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, mengatakan awalnya petugas menerima 16 kantong jenazah korban kecelakaan Bus ALS. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, seluruh kantong tersebut ternyata berisi 17 bagian tubuh korban.

“Setelah dilakukan pencocokan data post mortem dan ante mortem serta rekonsiliasi terhadap 16 kantong jenazah, ternyata berisi 17 body part,” ujarnya di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurut Rony, proses identifikasi dilakukan bersama tim DVI Polri dan Laboratorium Pusdokkes Polri menggunakan metode pemeriksaan DNA. Hingga saat ini, sebanyak 14 jenazah telah berhasil dikenali dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, tiga jenazah lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan karena kondisi tubuh korban mengalami kerusakan berat akibat terbakar. Tim forensik masih mencocokkan sampel DNA korban dengan keluarga inti masing-masing.

Karo Labdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F, mengatakan proses identifikasi dilakukan menggunakan sampel DNA tulang korban. Sampel tersebut kemudian dibandingkan dengan DNA orang tua maupun saudara kandung korban.

“Tim sedang mencocokkan DNA korban dengan keluarga inti agar identitas korban dapat dipastikan secara akurat,” tuturnya. Ia berharap proses identifikasi tiga jenazah segera rampung agar dapat diserahkan kepada keluarga.

Selain korban meninggal dunia di lokasi kejadian, dua korban selamat dilaporkan meninggal saat menjalani perawatan rumah sakit. Mereka adalah Tahrul Hubaidi dan Jumiatun yang sebelumnya dirawat setelah kecelakaan terjadi.

“Sempat dirawat di RSUD Rupit, Tahrul Hubaidi meninggal beberapa hari lalu, sedangkan Jumiatun meninggal pagi tadi,” katanya. Kondisi tersebut membuat jumlah korban meninggal dunia bertambah.

Saat ini, 14 jenazah yang telah teridentifikasi sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Polisi memastikan proses identifikasi terhadap tiga korban lainnya terus dilakukan hingga identitas dipastikan secara resmi.

Daftar 14 Korban yang Telah Teridentifikasi:

  1. Aldi Sulistiawan
  2. Hj Syamsiah Bachri
  3. Zulfan Efendi
  4. Agustina Maharani
  5. Martoni
  6. Aryanto
  7. Klinton Wardana
  8. Bahrul Ulum
  9. Syafruddin NST
  10. Alif Supriyatin
  11. Budiyanto
  12. Abella Zea Septiana
  13. Zulkifli
  14. Sukono

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....