Lomba Bertutur Perkuat Budaya Literasi Anak
- 14 Mei 2026 12:46 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemkot Palembang menggelar Lomba Bertutur SD/MI untuk memperkuat budaya literasi anak
- Bunda Literasi Dewi Sastrani menilai literasi penting membentuk karakter generasi muda
- Pemkot terus memperluas akses membaca melalui pojok baca dan perpustakaan keliling
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat budaya literasi anak melalui berbagai program pendidikan dan membaca. Salah satunya diwujudkan lewat Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Palembang Tahun 2026 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palembang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua TP PKK Kota Palembang sekaligus Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, Rabu, 13 Mei 2026. Sebanyak 50 peserta terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah mengikuti perlombaan tersebut.
Dalam sambutannya, Dewi Sastrani menegaskan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis. Menurutnya, budaya literasi menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.
Ia mengatakan pendidikan harus mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual, emosional, moral, dan kreativitas anak sejak usia dini. Karena itu, menumbuhkan minat baca dinilai menjadi langkah strategis membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang generasi penerusnya memiliki karakter kuat, berpengetahuan, dan berakhlak baik,” ujarnya. Ia menilai literasi menjadi salah satu jalan membentuk generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Dewi menjelaskan penguatan budaya baca juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Regulasi tersebut menekankan pentingnya dukungan pemerintah, optimalisasi perpustakaan sekolah, dan penyediaan fasilitas membaca bagi masyarakat.
| Baca juga: BGK STIE APRIN Bangun Generasi Percaya Diri |
Menurutnya, keberhasilan membangun budaya literasi tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Keluarga, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat perlu terlibat aktif menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca anak-anak.
“Melalui keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kita bersama-sama mewujudkan visi Palembang Berdaya dan Palembang Sejahtera,” tuturnya. Ia berharap budaya membaca dapat tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba agar tampil percaya diri saat menyampaikan cerita di depan umum. Ia mengapresiasi keberanian anak-anak yang mampu menunjukkan kemampuan komunikasi sejak usia dini.
“Kalian semua adalah anak-anak pilihan. Berani tampil di depan umum saja sudah menjadi prestasi yang membanggakan,” katanya. Ia mengajak peserta terus belajar, membaca, dan mengembangkan kemampuan diri.
Selain perlombaan, Pemerintah Kota Palembang juga terus memperluas akses literasi melalui pojok baca, taman bacaan masyarakat, hingga perpustakaan keliling. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan membaca yang mudah dijangkau seluruh masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran TP PKK Kota Palembang, Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang, guru pendamping, serta didukung Penerbit Erlangga Cabang Palembang. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat budaya literasi dan melahirkan generasi muda yang kreatif serta berkarakter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....