Pelestarian Lingkungan REBN Tuang 150 Liter Eco Enzyme di Kambang Iwak

  • 09 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 150 liter eco enzyme dituangkan ke perairan Kambang Iwak. Lokasi tersebut dipilih karena kualitas air di kawasan itu dinilai memerlukan perhatian akibat aktivitas di sekitar kafe, restoran dan hotel.

Ketua Rumah Enzim Bakti Nusantara (REBN), Suyanti, mengatakan cairan eco enzyme memiliki manfaat untuk membantu penjernihan air dan memperbaiki kualitas perairan. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan di sejumlah titik lain di Palembang, seperti Danau Retensi Simpang Polda, Danau IBA, dan kawasan OPI.

"Karena kita sadari bahwa sekarang kambang iwak ini sangat banyak dikeling oleh kafe-kafe dan restoran-restoran dan hotel. Kambang iwak ini pernah kami adakan uji coba airnya ternyata disini mengandung bahan, seperti cucian piring dan laundry," ujar Suyanti. Jumat, 8 Mei 2026.

Ia menjelaskan, eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi sampah organik selama tiga bulan. Pengolahan limbah organik tersebut bertujuan mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus menekan produksi gas metana penyebab pemanasan global.

Kegiatan penuangan eco enzyme dilakukan secara rutin dengan lokasi yang berpindah-pindah. Rumah Enzim Bakti Nusantara juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin melakukan aksi serupa dengan memberikan pendampingan dan dukungan secara gratis.

Aksi lingkungan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari organisasi keagamaan Buddha, kalangan universitas, komunitas lingkungan, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Tri Suci Waisak 2570 BE Tahun 2026, Melalui momentum Waisak 2026, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi gerakan bersama dalam menjaga lingkungan. Selain itu, aksi tersebut juga menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di Kota Palembang dalam upaya melestarikan alam secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....