Kemenag Sumsel, REBN dan Umat Buddha, Tuang Eco Enzyme Jaga Lingkungan Sambut Waisak
- 09 Mei 2026 13:43 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Menyambut Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era (BE) Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan bersama Rumah Enzim Bakti Nusantara mengajak umat Buddha dan masyarakat melakukan penuangan eco enzyme di kawasan Kambang Iwak, Palembang, Jumat (8/5/2026).
Penuangan Eco enzyme bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan Aksi penuangan eco enzyme dilakukan sebagai bentuk praktik dhamma dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga dan melestarikan alam sekitar.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Sumsel, Aris Cahyanto menjelaskan Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ekoteologi Kementerian Agama yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
"Aksi penuangan eco enzyme dilakukan sebagai bentuk praktik dhamma dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga dan melestarikan alam sekitar," ujar Aris Cahyanto, Jumat 8 Mei 2026.
Ditambahkan Aris, bahwa kegiatan ini didukung oleh para penggiat eco enzyme di Sumatera Selatan. Menurutnya, momentum Waisak menjadi waktu yang tepat untuk mengajak masyarakat bersama-sama peduli terhadap lingkungan.
Sekitar 70 peserta dari berbagai organisasi keagamaan Buddha, universitas dan masyarakat ikut serta dalam kegiatan tersebut. Penuangan eco enzyme di Kambang Iwak ini juga menjadi kegiatan ketiga yang dilakukan di lokasi yang sama karena dinilai memberikan hasil positif terhadap kualitas lingkungan.
Sementara itu, Ketua Rumah Enzim Bakti Nusantara (REBN) Suyanti menyebutkan bahwa pada kegiatan kali ini sekitar 150 liter eco enzyme dituangkan ke kawasan Kambang Iwak.
"Eco enzyme adalah Sampah organik yang diolah melalui proses fermentasi selama tiga yang dinilai dapat memberikan manfaat untuk membantu penjernihan, mengurangi pencemaran dan memperbaiki kualitas air," ucap Suyanti.
Melalui kegiatan ini, Suyanti berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat dan mengajak masyarakat agar mulai memilah dan mengolah sampah organik demi mengurangi dampak pemanasan global serta menjaga kelestarian alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....