Bulog Pastikan Stok Beras Sumsel Aman hingga Iduladha
- 07 Mei 2026 09:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Stok beras nasional mencapai lebih dari 5 juta ton, dengan Sumatera Selatan memiliki sekitar 98 ribu ton sehingga dinilai aman menjelang Idul Adha.
- Bulog menjaga stabilitas harga melalui program beras SPHP dengan harga tebus Rp11.000/kg dan harga eceran tertinggi Rp12.500/kg.
- Distribusi beras dilakukan melalui mitra resmi dan pengawasan ketat diterapkan untuk mencegah penjualan di atas harga yang ditetapkan.
RRI.CO.ID, Palembang - Perum Bulog Sumatera Selatan dan Bangka Belitung menegaskan stok beras nasional saat ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Jumlahnya telah mencapai lebih dari 5 juta ton yang tersebar di berbagai daerah.
Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel, Ihsan, mengungkapkan di Sumatera Selatan sendiri, stok beras mencapai sekitar 98 ribu ton. Sementara wilayah Bangka Belitung memiliki stok sekitar 2 ribu ton.
Ketersediaan ini dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bulog memastikan tidak ada kekhawatiran terkait kekurangan beras menjelang hari besar seperti Iduladha.
"Program beras SPHP menjadi salah satu andalan dalam menjaga stabilitas harga. Harga tebus dari Bulog berada di kisaran Rp11.000 per kilogram," ujar Ihsan, Selasa 5 Mei 2026.
Ihsan menambahkan, Sementara harga eceran tertinggi ditetapkan sebesar Rp12.500 per kilogram. Informasi harga ini juga dipasang di pasar untuk menjaga transparansi.
Bulog menegaskan akan menindak pedagang yang menjual di atas harga ketentuan. Produk yang tidak sesuai aturan bahkan bisa ditarik dari peredaran.
Distribusi beras dilakukan secara luas melalui mitra resmi di pasar. Pedagang yang bekerja sama umumnya telah memiliki hubungan tetap dengan Bulog.
Dengan stok melimpah dan distribusi terkontrol, masyarakat diimbau tidak panik. Bulog memastikan kebutuhan beras tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....