Hardiknas 2026, OKI Dorong Pendidikan Berbasis Karakter

  • 06 Mei 2026 14:42 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKI - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengembalikan ruh pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.

Pembangunan pendidikan di daerah tersebut tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter dan peradaban bangsa yang bermartabat.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto, menegaskan pentingnya nilai asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan saat memimpin upacara Hardiknas di halaman Kantor Bupati OKI, Senin, 4 Mei 2026.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa nilai-nilai pendidikan harus berpijak pada ajaran Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh dalam membentuk karakter serta kecerdasan peserta didik.

“Pendidikan harus mampu mengasah intelektual, menumbuhkan kasih sayang, serta mengasuh peserta didik dengan penuh tanggung jawab. Tiga hal ini tidak bisa dipisahkan,” ujar Supriyanto.

Ia juga menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menjadi prioritas pemerintah diarahkan untuk memperkuat kualitas proses belajar mengajar sejak dari ruang kelas.

Dengan pendekatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan adaptif dalam menghadapi tantangan.

Selain itu, Supriyanto menyoroti pentingnya peran guru serta lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif dalam mendukung keberhasilan pembelajaran.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Keluarga dan masyarakat harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang saling menguatkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat ditentukan oleh pola pikir, mental, serta kejelasan arah kebijakan yang dijalankan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir juga menyalurkan bantuan kepada siswa kurang mampu dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata.

Melalui semangat asah, asih, dan asuh, pemerintah daerah berharap pendidikan di OKI mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....