FLS3N dan O2SN Kemuning Perkuat Prestasi Siswa

  • 06 Mei 2026 11:15 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Kemuning kembali digelar, Selasa, 5 Mei 2026, dengan melibatkan seluruh sekolah dasar negeri dan swasta. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga mempererat kolaborasi antar sekolah.

Ketua Pelaksana, Cecen, menjelaskan, kegiatan ini telah dilaksanakan secara mandiri sejak tahun 2024 oleh seluruh kepala sekolah di Kecamatan Kemuning. Ia menyebutkan, dukungan dari sekolah-sekolah cukup tinggi meskipun masih terdapat kendala teknis.

“Alhamdulillah semua sekolah support. Kendala yang dihadapi biasanya terkait pendaftaran yang harus dilakukan secara online melalui Pusat Prestasi Nasional, sehingga ada beberapa sekolah yang belum bisa ikut karena belum terdata,” ujarnya.

Selain itu, Cecen juga menyoroti pentingnya pembibitan peserta didik. Menurutnya, masih ada sekolah yang belum konsisten mengirimkan siswa untuk mengikuti ajang lomba, sehingga perlu adanya upaya pembinaan yang lebih terstruktur.

Sebagai upaya penguatan pembibitan, selain FLS3N dan O2SN, Kecamatan Kemuning juga rutin menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) setiap tahun. Untuk tahun 2026, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Agustus dengan melibatkan berbagai cabang lomba bahasa.

Dari sisi prestasi, Kecamatan Kemuning telah menunjukkan capaian membanggakan. Pada tahun 2025, perwakilan Kemuning berhasil menembus tingkat nasional pada cabang kriya FLS3N dan puisi pada ajang FTBI.

“Harapan ke depan, kami bisa terus mengharumkan nama Kecamatan Kemuning hingga ke tingkat nasional bahkan internasional, mewakili Kota Palembang dan Sumatera Selatan,” tambah Cecen.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kemuning, Febriansah Farma, menegaskan kekompakan antar kepala sekolah menjadi kunci sukses penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta. Semua disatukan melalui komunikasi yang intens, baik melalui pertemuan rutin maupun grup koordinasi,” jelasnya.

Ia juga membuka peluang kolaborasi lintas kecamatan untuk meningkatkan kualitas pembinaan siswa di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan seperti FLS3N dan O2SN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar tenaga pendidik.

Pelaksana tugas Kepala SD Negeri 163 Palembang, Rudiansyah, yang menjadi tuan rumah tahun ini, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergilir setiap tahunnya di sekolah-sekolah di Kecamatan Kemuning.

“Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari panitia hingga dewan juri, agar seleksi berjalan objektif dan menghasilkan peserta terbaik untuk tingkat Kota Palembang,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya netralitas juri dalam penilaian agar hasil seleksi benar-benar mencerminkan kemampuan siswa yang kompetitif.

Untuk mendukung prestasi, SD Negeri 163 Palembang telah melakukan pembibitan sejak dini melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti tari dan pencak silat. Hal ini diharapkan mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi di ajang FLS3N maupun O2SN.

Adapun cabang lomba FLS3N tingkat SD tahun 2026 meliputi menyanyi solo, seni tari, gambar bercerita, pantomim, mendongeng, menulis cerita dan kriya. Sementara O2SN mempertandingkan cabang olahraga seperti Kids’ Athletics, renang, bulu tangkis, pencak silat, hingga senam atau panjat tebing.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Kemuning tidak hanya berupaya mencetak prestasi, tetapi juga membangun karakter siswa melalui seni, sastra, dan olahraga secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....