Dampak Kenaikan BBM Terasa pada Industri namun Tertahan Pangan
- 05 Mei 2026 17:09 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel menyebutkan kenaikan harga bahan bakar minyak mulai memberikan dampak pada berbagai sektor industri. Produk seperti cat, makanan kemasan, dan barang elektronik mengalami kenaikan harga.
Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengungkapkan dampak tersebut tidak merata di seluruh lapisan masyarakat. Konsumen barang industri cenderung berasal dari kelompok tertentu saja.
Sebaliknya, komoditas pangan yang dikonsumsi luas justru mengalami penurunan harga. Hal ini membuat tekanan inflasi secara umum menjadi lebih terkendali.
"Tadi kan terlihat, untuk BBM sangat signifikan ini, terjadi inflasinya. Cuma memang bengaruhnya ke komoditas-komoditas industri, non-makanan," ujar Wahyu Yulianto, Senin 4 Mei 2026.
Penurunan harga pangan dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan penyesuaian pedagang. Banyak pedagang mulai mengurangi margin keuntungan agar barang tetap laku.
Sebelumnya, kenaikan harga sering kali melebihi biaya produksi dan distribusi. Kini, harga mulai kembali menyesuaikan dengan biaya riil di lapangan.
Faktor transportasi dan produksi tetap berperan dalam pembentukan harga. Namun, permintaan pasar menjadi penentu utama dalam stabilisasi harga saat ini.
Meskipun demikian, dampak kenaikan BBM masih perlu diwaspadai ke depan. Jika terjadi kenaikan lanjutan, efeknya bisa lebih luas terhadap berbagai sektor.
Pemerintah dan tim pengendali inflasi diharapkan lebih cermat membaca kondisi pasar. Langkah antisipatif diperlukan agar harga pangan tidak kembali melonjak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....