Termakan Usia, Jembatan Baruga Babat Toman Jadi Prioritas Perbaikan
- 05 Mei 2026 10:10 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) segera mengganti Jembatan Air Baruga yang dinilai sudah dimakan usia. BBPJN Sumsel memastikan pergantian Jembatan Baruga menjadi prioritas.
“Ruas jalan Jembatan Baruga ini akan kita perbaiki. Semoga jalanan kembali mulus dan ini tentunya sudah menjadi prioritas kami," ucap Kepala BBPJN Provinsi Sumsel, Panji Krisna Wardana, saat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin, 4 Mei 2026.
Ia menjelaskan kondisi Jembatan Baruga sudah mendesak diganti. "Usia Jembatan Baruga sudah berumur, sehingga menjadi konsen untuk dilakukan pergantian jembatan," jelasnya.
Panji juga memaparkan kondisi jalan nasional di Muba. Menurutnya dari Mangun Jaya sampai ke batas Kabupaten Musi Rawas itu ada segmen sepanjang kurang lebih 43 kilometer.
“Dari 43 kilometer ini kemantapannya di 66 persen. 25 kilometer dalam kondisi baik dan 15 kilometer dalam kondisi rusak,” rincinya.
Menurutnya dari 15 kilometer yang rusak tadi, 7 kilometer akan dituntaskan sampai dengan tahun 2027. “Sisanya akan diselesaikan secara bertahap di tahun 2027 hingga 2029," tutupnya.
Hal yang sama disampaikan Bupati Muba Toha Tohet yang menilai Jembatan Air Baruga sudah tua dan rawan, Menurutnya Jembatan Air Baruga di Babat Toman sudah saatnya dilakukan pergantian.
“Selain jembatan, 7 kilometer jalan rusak di ruas Mangun Jaya-Mura juga ditargetkan tuntas di tahun 2027. Karena itu pentingnya kolaborasi sejak awal terkait apa saja yang bisa kita kerjasama atau kolaborasikan untuk rencana penggantian jembatan ini," ujar Bupati.
Ia memastikan Pemkab Muba akan turun langsung ke lapangan. "Setelah ini akan berkumpul dengan camat, kades dan masyarakat setempat untuk memberikan tahu serta mensosialisasikan tentang penggantian jembatan air baruga yang Berlokasi pada KM.172+600 Desa Beruge Kecamatan Babat Toman," katanya.
Bupati Muba berharap pembangunan berjalan tanpa gejolak. "Dengan kita berkoordinasi, mudah-mudahan pembangunan ini bisa dilakukan tanpa adanya konflik yang berlebih," tegasnya.
Menurut Toha, pendekatan ke warga menjadi kunci agar masyarakat mengerti. "Karena ini untuk kebaikan masyarakat sendiri. Pemkab Muba siap mendukung dan mensupport. Kita perkuat koordinasi untuk menyampaikan kepada masyarakat," tambah Bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....