Cetak SDM Unggul, Bupati Toha Berangkatkan 40 Putra Daerah ke Migas

  • 04 Mei 2026 11:03 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati Muba memberangkatkan 40 putra-putri terbaik untuk pelatihan di PPSDM Migas Cepu pada Senin, 4 Mei 2026.
  • Pemkab Muba menanggung biaya pelatihan melalui sinergi dengan Kementerian ESDM untuk membentuk SDM unggul berdaya saing global.
  • Peserta difokuskan pada program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas dan kejuruan strategis lainnya.

RRI.CO.ID, Muba - Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet mengirimkan 40 putra-putri terbaik daerah untuk menjalani pelatihan di PPSDM Migas Cepu. Pemerintah Kabupaten Muba mencetak tenaga ahli kelas dunia agar wilayah ini tidak hanya menjadi lumbung energi.

Pemerintah Kabupaten Muba menggelar acara pelepasan peserta di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate pada hari Senin, 4 Mei 2026. Seluruh peserta merasakan suasana haru dan bangga saat menghadiri momen pelepasan tersebut.

Para peserta yang berangkat akan mengikuti pelatihan intensif di PPSDM Migas Cepu, Kementerian ESDM. Institusi tersebut melatih para talenta muda untuk mempersiapkan masa depan mereka di sektor industri energi nasional.

Pemerintah Kabupaten Muba mengimplementasikan Program Keluarga Maju (PKM) Tahun 2026 secara konkret melalui pengiriman talenta muda ini. Program tersebut mengubah posisi putra-putri daerah dari penonton menjadi pemain kunci di sektor migas yang kompetitif.

Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa pihaknya melakukan investasi nyata melalui pencetakan sumber daya manusia yang kompeten. "Ini adalah investasi masa depan, kita ingin anak-anak Muba hadir sebagai SDM unggul yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global, buktikan bahwa kita mampu menjadi yang terbaik," tegas Bupati Toha.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba merancang program pelatihan menggunakan prinsip link and match. Dinas tersebut menyesuaikan keahlian para peserta dengan kebutuhan nyata di dunia industri saat ini.

Herryandi Sinulingga selaku Kepala Disnakertrans Muba membagi total 40 peserta ke dalam dua konsentrasi kejuruan. Sebanyak 20 peserta mengikuti program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas, sedangkan 20 peserta lainnya mengikuti program kejuruan strategis.

Negara menanggung seluruh biaya pelatihan yang bernilai puluhan juta rupiah tersebut. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muba dan Kementerian ESDM membiayai pelatihan sebesar Rp24 juta hingga Rp36 juta per orang.

Herryandi Sinulingga memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta yang akan berangkat. "Adik-adik semua membawa harapan besar di pundak kalian, disiplinlah dan serap ilmu sebanyak mungkin, karena kalian disiapkan untuk menjadi motor penggerak pembangunan Muba yang lebih maju dan mandiri," pesan Herryandi.

Pengiriman talenta muda ini membuktikan bahwa jargon "Muba Maju Lebih Cepat" benar-benar menjadi kerja nyata pemerintah. Pemerintah Kabupaten Muba meletakkan fondasi ketahanan ekonomi yang kokoh melalui sertifikasi kompetensi nasional.

Kepala Disnakertrans Muba menutup arahannya dengan sebuah harapan besar bagi masa depan para peserta. "Hari ini mereka berangkat sebagai peserta, esok mereka kembali sebagai tenaga ahli yang siap membangun Bumi Serasan Sekate menjadi lebih maju dan sejahtera," pungkas Herryandi Sinulingga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....