Sumsel Jadi Pelopor Forum Komite Sekolah Nasional
- 04 Mei 2026 00:35 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara resmi melantik Pengurus Forum Komite SMA-SMK-SLB Provinsi Sumsel periode 2026-2029 di Palembang, Sabtu, 2 Mei 2026.
Forum ini menjadi istimewa karena disebut sebagai yang pertama terbentuk di Indonesia, sekaligus diharapkan menjadi percontohan nasional.
Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan, lahirnya forum ini merupakan langkah berani yang membutuhkan kecermatan tinggi, baik dari sisi administrasi (AD/ART) maupun payung hukum (yuridis).
Forum ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan antara wali siswa, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan.
“Ini amanah besar karena menjadi yang perdana di Indonesia. Kita ingin forum ini menjadi role model atau rujukan nasional. Oleh karena itu, harus dikelola dengan penuh kecermatan secara yuridis agar tidak ada langkah yang menyimpang,” tegas Herman Deru.
Ia pun memberikan tantangan kepada pengurus untuk segera membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
“Sebagai pembina, pesan saya hanya satu, harus solid. Baik solid secara internal di dalam organisasi, maupun solid dalam urusan eksternal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menekankan pentingnya legitimasi forum di mata wali siswa sebagai solusi atas berbagai persoalan pendidikan, termasuk transparansi pembiayaan.
“Harus ada kejelasan terkait pungutan-pungutan. Kesepakatan antara komite dan sekolah akan menjadi regulasi dalam pembiayaan. Jangan sampai ada sekolah bagus tapi tidak ada muridnya, atau persoalan kepemimpinan sekolah yang hanya bersifat administratif. Forum ini harus menjembatani itu semua,” ungkapnya lugas.
Ketua Forum Komite terpilih, Suparman Roman, mengungkapkan rasa bangganya atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta tingginya antusiasme berbagai tokoh untuk bergabung dalam forum tersebut.
" Kehadiran kami adalah untuk memperkokoh pilar-pilar pendidikan tersebut,” ujar Suparman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....