Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus Warnai Peringatan Autisme

  • 03 Mei 2026 21:29 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Down Syndrome dan Bulan Kesadaran Autisme 2026 di Kota Palembang menjadi ruang apresiasi bagi anak berkebutuhan khusus. Sebanyak 100 anak bersama orang tua mengikuti kegiatan yang digelar Forum Keluarga Spesial Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Gedung Kesenian Palembang pada Minggu, 3 Mei 2026. Acara menghadirkan pentas seni sebagai wadah menampilkan kemampuan peserta.

Peringatan dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan M Zaki Aslam. Sejumlah perwakilan dinas dan instansi turut menghadiri kegiatan tersebut.

Forum Keluarga Spesial Indonesia Chapter Sumatera Selatan mengangkat tema “Apresiasi Potensi Tanpa Batas Anak-Anak Berkebutuhan Khusus”. Tema tersebut menekankan pentingnya ruang tumbuh bagi anak.

Ketua Forkesi Sumsel Devie Wahyuni mengatakan kegiatan bertujuan menggali potensi peserta. Forum ingin menunjukkan kemampuan anak melalui pendekatan seni.

Menurut Devie, kegiatan tidak sekadar menjadi ajang hiburan. Acara juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat.

Ia menilai setiap anak memiliki kemampuan yang dapat berkembang. Dukungan lingkungan dianggap penting dalam proses tersebut.

Menurut Devie, anak-anak diberi ruang untuk menampilkan hasil pembelajaran. “Anak-anak menampilkan kemampuan yang diasah melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Peserta menampilkan beragam kemampuan seperti melukis dan teater. Penampilan lain mencakup menyanyi, membaca puisi, pantomim, hingga tilawah Al-Qur’an.

Sebanyak 25 anak tampil langsung di atas panggung selama acara berlangsung. Karya peserta lainnya dipamerkan melalui galeri lukisan.

Pameran karya menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Pengunjung dapat melihat hasil kreativitas anak dari berbagai bidang seni.

Acara juga menghadirkan fashion show bertema pasangan anak dan orang tua. Peserta mengenakan kostum karakter favorit untuk menambah suasana meriah.

Kegiatan tersebut dinilai mempererat hubungan emosional dalam keluarga. Interaksi antara anak dan orang tua menjadi bagian penting dalam acara.

Forkesi Sumsel telah menyelenggarakan kegiatan serupa selama dua tahun terakhir. Konsep acara terus berkembang dengan penambahan program edukatif.

Tahun ini panitia menambah pertunjukan teater dan pameran karya yang lebih terarah. Kegiatan diharapkan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....