Jelang Iduladha, Kesehatan Hewan Kurban Jadi Prioritas
- 03 Mei 2026 21:33 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Meningkatnya kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha membuat masyarakat lebih selektif saat membeli ternak. Kesehatan hewan menjadi faktor penting karena berkaitan dengan syariat ibadah dan keamanan konsumsi daging.
Menjelang Hari Raya Iduladha, masyarakat umumnya fokus pada ukuran dan harga hewan kurban. Namun, kondisi kesehatan ternak juga menentukan kelayakan hewan untuk disembelih.
Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Palembang Menyapa RRI Palembang pada Kamis, 30 April 2026. Dialog menghadirkan narasumber dari sektor kesehatan hewan dan rumah potong.
Medik Veteriner Ahli Madya UPT Puskeswan Kota Palembang Rosdia Satriani menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan ternak. Menurutnya, hewan sehat menjadi syarat utama dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Rosdia menjelaskan hewan kurban harus memenuhi syarat fisik tertentu. Hewan tidak boleh mengalami cacat pada bagian tubuh seperti telinga dan ekor.
Selain kondisi fisik, syarat usia hewan juga harus diperhatikan pembeli. Kelayakan umur umumnya ditandai dengan lepasnya gigi seri.
Menurut Rosdia, masyarakat perlu lebih teliti saat membeli hewan kurban. “Hal ini penting untuk memastikan hewan sudah layak dijadikan kurban sesuai syariat,” ujarnya.
Ia menyarankan pembeli meminta dokumen kesehatan dari penjual. Langkah tersebut menjadi jaminan bahwa hewan bebas dari penyakit.
Kepala UPT Rumah Potong Hewan Triyono Raharjo mengatakan pengawasan ternak memiliki tantangan tersendiri. Mobilitas hewan antarwilayah dinilai memperbesar risiko penyebaran penyakit.
Menurut Triyono, perpindahan hewan yang tidak terkontrol menyulitkan proses pengawasan. “Perpindahan hewan yang tidak terkendali berpotensi membawa penyakit yang sulit terdeteksi,” tuturnya.
Ia menilai masih ada hewan yang lolos pengawasan karena dokumen kurang lengkap. Rendahnya kesadaran pembeli juga menjadi kendala dalam menjaga kualitas ternak.
Triyono menjelaskan masyarakat dapat mengenali ciri hewan sehat secara sederhana. Moncong yang lembap, mata cerah, dan kulit bersih menjadi indikator utama.
Sebaliknya, hewan dengan moncong kering dan mata kusam perlu diwaspadai. Pemeriksaan detak jantung juga dapat membantu menilai kondisi fisik ternak.
Triyono mengingatkan bahwa ingusan pada hewan dapat menjadi tanda gangguan kesehatan. “Pemeriksaan harus menjadi garda terdepan untuk mencegah penularan penyakit,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....