Hari Kartini Jadi Momentum Penguatan Perempuan di Palembang

  • 30 Apr 2026 23:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Hari Kartini di Palembang jadi momentum memperkuat emansipasi perempuan dan kesetaraan gender
  • Gabungan Organisasi Wanita menggelar kegiatan pemberdayaan dan penghargaan bagi perempuan inspiratif
  • Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi

RRI.CO.ID, Palembang - Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan di Kota Palembang melalui peringatan Hari Kartini. Momentum tersebut diarahkan untuk memperkuat emansipasi perempuan dan memperluas kesetaraan gender.

Gabungan Organisasi Wanita Kota Palembang menggelar kegiatan Peningkatan Emansipasi Wanita di Rumah Dinas Wali Kota. Acara berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 dengan melibatkan berbagai organisasi perempuan.

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim. Pemerintah kota menilai Hari Kartini menjadi ruang refleksi terhadap peran perempuan masa kini.

Menurut Aprizal, perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan sosial. Peran tersebut tidak lagi terbatas pada lingkungan keluarga.

Ia menilai perempuan kini terlibat aktif dalam sektor pemerintahan dan ekonomi. Kontribusi tersebut dinilai memperkuat pembangunan daerah.

“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi refleksi perjuangan perempuan memperoleh hak dan kesempatan yang setara,” ujarnya.

Aprizal juga mengapresiasi peran Gabungan Organisasi Wanita Kota Palembang. Organisasi itu menaungi puluhan komunitas perempuan dari berbagai bidang.

Gabungan Organisasi Wanita Kota Palembang memiliki 33 organisasi anggota dengan 62 pengurus. Kehadiran organisasi tersebut dinilai memperkuat pemberdayaan perempuan.

Menurut Aprizal, sinergi antarorganisasi penting untuk membangun program yang berkelanjutan. Kolaborasi dibutuhkan agar perempuan mampu berkembang secara mandiri.

Ketua GOW Kota Palembang Putri Azizah Prima Salam mengatakan kegiatan ini membawa nilai perjuangan Kartini ke kehidupan modern. Implementasi dilakukan melalui aksi sosial yang menyentuh masyarakat.

Salah satu program diwujudkan melalui penghargaan kepada ibu kepala keluarga. Penghargaan diberikan kepada perempuan yang berjuang membesarkan anak setelah kehilangan suami.

“Kami memberikan penghargaan kepada ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka adalah Kartini berdaya yang hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain penghargaan, GOW menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada penerima manfaat. Organisasi perempuan di bidang kesehatan, hukum, dan kesetaraan gender juga mendapat apresiasi.

Putri berharap kegiatan tersebut mendorong perempuan lebih aktif mengambil peran sosial. Kesempatan yang setara dinilai penting dalam membuka ruang berkembang.

“Kesetaraan gender bukan berarti menyamakan seluruh peran. Kesetaraan memberi kesempatan yang adil bagi setiap orang untuk berkembang,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....