Pemkab Muba Jadikan Evaluasi BPKP Momentum Benahi Perencanaan
- 27 Apr 2026 16:39 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Evaluasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sebagai momentum memperkuat kualitas perencanaan pembangunan. Fokusnya diarahkan pada penganggaran yang lebih terukur, akuntabel, dan berdampak nyata.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Muba Syafaruddin saat menerima Tim BPKP Perwakilan Sumatera Selatan dalam kegiatan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin, 27 April 2026.
Syafaruddin hadir didampingi Asisten I Setda Muba Ardiansyah dan jajaran kepala OPD. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah mendukung penuh proses evaluasi.
“Selamat datang kepada Tim BPKP. Kami siap mendukung secara maksimal seluruh kebutuhan dalam pelaksanaan entry meeting ini,” ujarnya. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan proses perencanaan berjalan optimal.
Menurut Syafaruddin, kehadiran BPKP menjadi langkah strategis dalam memperbaiki kualitas kebijakan daerah. Perencanaan dan penganggaran harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Pengendalian Mutu BPKP Sumsel Afandi menekankan pentingnya keterbukaan seluruh perangkat daerah. Dukungan aktif dinilai menentukan efektivitas evaluasi.
“Kami berharap seluruh jajaran Pemkab Muba proaktif dan kooperatif,” katanya. Pengawasan disebut tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga kualitas kebijakan.
Afandi menilai masih terdapat kesalahan persepsi dalam penyusunan program pembangunan. Output kegiatan kerap dianggap sebagai hasil akhir, padahal harus terhubung dengan outcome.
Ia menegaskan perencanaan perlu berbasis logic model dan kerangka berpikir logis. Setiap program harus memiliki hubungan jelas antara kegiatan dan hasil yang ditargetkan.
“Hasil evaluasi bersifat informatif dan menjadi referensi strategis,” ujarnya. Data yang akurat dinilai penting untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Pemkab Muba sebelumnya telah menyampaikan asersi lima sektor pengujian EVRAN serta PHTC kepada BPKP pada Maret 2026. Hasil verifikasi kemudian dikembalikan dengan sejumlah catatan perbaikan.
Melalui evaluasi ini, sinergi antara BPKP dan Pemkab Muba diharapkan semakin kuat. Perencanaan pembangunan pun diarahkan lebih efektif dan berorientasi hasil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....