AKKSI Sumsel Ajak 350 Peserta Bersihkan Sungai Musi

  • 27 Apr 2026 08:22 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 350 peserta turun membersihkan tepian Sungai Musi dalam aksi lingkungan yang digelar Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia DPW Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye digital bertajuk “Jaga Musi, Jaga Masa Depan Palembang”.

Aksi berlangsung di kawasan Masjid Al-Ghazali, 10 Ulu, Kota Palembang, Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan digelar dalam rangka peringatan Hari Bumi sekaligus satu tahun AKKSI Sumsel.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum. Mereka terlibat langsung membersihkan sampah di sepanjang tepian Sungai Musi.

Ketua Panitia Suzan Oktaria mengatakan aksi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Sungai Musi dinilai menghadapi ancaman serius akibat pencemaran dan perubahan iklim.

“Melalui aksi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli, tetapi juga terlibat langsung,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026. Kesadaran kolektif dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ketua AKKSI DPW Sumsel Hidayatul Fikri menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal gerakan berkelanjutan. Kolaborasi lintas komunitas diharapkan terus berkembang.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk gerakan berkelanjutan dalam menjaga Sungai Musi,” katanya. Ia berharap semakin banyak pihak ikut terlibat.

Aksi dibuka Pemerintah Kota Palembang melalui Asisten III Administrasi Umum Akhmad Bastari Yusak. Pemerintah menilai Sungai Musi memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat.

“Menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya. Menurutnya, aksi bersih sungai tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga membangun kesadaran sosial.

Dalam kegiatan tersebut, peserta berhasil mengumpulkan lebih dari dua ton sampah. Selain itu, dilakukan penuangan 80 botol eco enzyme untuk membantu mengurai limbah organik.

Kegiatan juga diisi workshop pemilahan sampah sebagai edukasi lingkungan. Peserta diajak memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.

Sejumlah organisasi dan instansi turut mendukung kegiatan tersebut. Kolaborasi dinilai menjadi kunci menjaga keberlanjutan Sungai Musi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....