Halal Bihalal Perantau Sumbagsel Perkuat Kolaborasi Daerah
- 26 Apr 2026 07:37 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kolaborasi pembangunan lintas provinsi menjadi fokus utama dalam Halal Bihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan di Kota Palembang. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antarwilayah dalam percepatan pembangunan kawasan.
Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung pada Sabtu, 25 April 2026 itu mempertemukan kepala daerah, pejabat nasional, dan tokoh masyarakat. Pertemuan dinilai strategis untuk memperkuat jejaring pembangunan regional.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan dukungan terhadap peran masyarakat perantau dalam pembangunan daerah. Pemerintah kota disebut siap memfasilitasi kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir langkah konkret dan kolaboratif dalam mendorong kemajuan Sumbagsel,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026. Ia menilai kontribusi perantau dapat memperkuat sinergi pembangunan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan forum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. Pertemuan diarahkan untuk membangun kebersamaan dalam memajukan daerah.
“Pertemuan ini bukan untuk menunjukkan siapa yang paling besar, tetapi untuk memperkuat silaturahmi,” katanya. Ia berharap forum serupa terus berlanjut di masa mendatang.
Menurut Herman Deru, kerja sama antardaerah perlu difokuskan pada program yang konkret. Infrastruktur konektivitas menjadi salah satu prioritas yang dinilai penting.
Beberapa proyek yang disoroti meliputi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat dan konektivitas jalan tol antardaerah. Program tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut forum ini sebagai langkah strategis mempertemukan pemangku kebijakan. Pertemuan dinilai penting untuk menyusun agenda prioritas Sumbagsel.
“Silaturahmi seperti ini sudah lama tidak terjadi,” ujarnya. Ia menilai kolaborasi antardaerah dapat memperkuat pembangunan regional.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang hadir secara virtual menekankan pentingnya sinergi kawasan. Menurutnya, kerja sama harus diarahkan pada penguatan ekonomi dan sumber daya manusia.
“Kita ingin menyatukan kekuatan daerah dalam bidang ekonomi dan sumber daya manusia,” katanya. Kolaborasi dinilai menjadi modal memperkuat daya saing wilayah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut Sumbagsel memiliki potensi besar di berbagai sektor. Namun potensi itu memerlukan sinergi agar berkembang optimal.
“Silaturahmi ini harus menjadi kebutuhan bersama untuk mengoptimalkan potensi yang ada,” ujarnya. Pemerataan pembangunan disebut menjadi tujuan utama kawasan.
Kegiatan juga dihadiri sejumlah menteri, tokoh nasional, dan gubernur wilayah Sumbagsel. Pertemuan diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi lintas provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....