Hari Bumi Jadi Momentum Bersih Sungai Musi
- 26 Apr 2026 07:17 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Bumi 2026 di Kota Palembang diwarnai aksi bersih Sungai Musi yang melibatkan ratusan peserta. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap meningkatnya pencemaran dan penumpukan sampah di aliran sungai.
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menggelar aksi tersebut di kawasan Benteng 10 Ulu, Sabtu, 25 April 2026. Komunitas lingkungan, pelajar, dan masyarakat umum ikut terlibat dalam kegiatan.
Aksi bersih dipusatkan di pinggiran Sungai Musi dekat Masjid Al-Ghazali. Kegiatan itu menjadi bagian dari kampanye menjaga ekosistem sungai yang memiliki peran penting bagi kota.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa diwakili Asisten III Akhmad Bastari hadir dalam kegiatan tersebut. Pemerintah menilai Sungai Musi tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan ekonomi.
Menurut Bastari, kondisi Sungai Musi menghadapi ancaman serius akibat pencemaran. Sampah rumah tangga hingga limbah berukuran besar masih ditemukan di sejumlah titik.
“Silakan masyarakat jika menemukan sampah besar untuk melapor ke Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026. Pemerintah membuka layanan pengangkutan agar sampah tidak dibuang ke sungai.
Ia menyebut petugas kerap menemukan sofa, kursi, tempat tidur, hingga kasur di aliran sungai. Kondisi itu menunjukkan masih rendahnya kesadaran pengelolaan sampah.
Selain sampah berukuran besar, limbah plastik juga mendominasi pencemaran Sungai Musi. Pemerintah menilai persoalan tersebut membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Bastari menegaskan pengelolaan sampah tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Masyarakat dan sektor swasta dinilai memiliki tanggung jawab yang sama.
Menurutnya, setiap individu menghasilkan rata-rata 0,6 hingga 0,7 kilogram sampah per hari. Jika tidak dikelola dengan baik, jumlah tersebut dapat memperparah pencemaran dan memicu banjir.
Lebih dari 300 peserta mengikuti aksi bersih Sungai Musi pada peringatan Hari Bumi tahun ini. Partisipasi tersebut diharapkan menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama menjaga kebersihan sungai,” katanya. Sungai yang bersih dinilai penting untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....