Sumsel Salurkan PSR 3.600 Hektare ke Delapan Kabupaten

  • 24 Apr 2026 08:05 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Dinas Perkebunan Sumatera Selatan menargetkan program Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR seluas 3.600 hektare pada 2026. Program tersebut akan tersebar di delapan kabupaten untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan Ichwansyah menyampaikan target itu di Kota Palembang pada Rabu, 22 April 2026. Pemerintah daerah menilai PSR menjadi langkah penting dalam memperbaiki kualitas perkebunan masyarakat.

Program PSR diberikan dengan alokasi berbeda di setiap daerah. Penetapan luasan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi perkebunan sawit di masing-masing wilayah.

Kabupaten Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir menerima alokasi terbesar. Masing-masing daerah mendapatkan target peremajaan seluas 1.000 hektare.

Kabupaten Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Muara Enim, dan Musi Rawas Utara memperoleh alokasi masing-masing 300 hektare. Sementara Kabupaten Musi Rawas mendapat 150 hektare dan Kabupaten Lahat sebesar 250 hektare.

“Alokasi terbesar berada di Kabupaten Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir, masing-masing 1.000 hektare,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026. Pemerintah daerah berharap distribusi program berjalan merata.

Ichwansyah menjelaskan rekomendasi teknis PSR di Sumatera Selatan sepanjang 2017 hingga 2025 mencapai 75.016 hektare. Namun sebagian peserta tercatat mengundurkan diri dari program.

“Total rekomendasi teknis PSR di Sumsel sepanjang 2017 hingga 2025 mencapai 75.016 hektare,” katanya. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.884 hektare tidak dilanjutkan peserta.

Ia menyebut sebagian besar lahan sudah melalui proses tumbang dan pencacahan tanaman lama. Tahapan tersebut menjadi bagian awal sebelum dilakukan penanaman kembali.

Sebanyak 67.395 hektare lahan telah melalui proses chipping. Sementara 66.015 hektare tercatat sudah ditanami kembali.

“Tetapi masih terdapat 1.380 hektare yang sudah di-chipping tetapi belum ditanam,” tuturnya. Kondisi tersebut masih menjadi perhatian dalam pelaksanaan program.

Berdasarkan wilayah, realisasi terbesar PSR berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Luasan rekomendasi teknis di daerah tersebut mencapai 37.074 hektare.

Kabupaten Musi Banyuasin berada di posisi kedua dengan capaian 21.665 hektare. Disusul Muara Enim 6.389 hektare dan Musi Rawas 2.561 hektare.

Wilayah lain yang menerima program meliputi Banyuasin, Ogan Komering Ulu, Lahat, dan Musi Rawas Utara. Kota Prabumulih juga tercatat memperoleh rekomendasi teknis PSR.

Realisasi tahunan PSR menunjukkan tren fluktuatif sejak 2017. Luasan tertinggi tercatat pada 2019 dengan capaian lebih dari 13 ribu hektare.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....