Polres Lubuklinggau Gandeng Ojek Online Jaga Kamtibmas

  • 23 Apr 2026 22:01 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lubuklinggau - Upaya mendekatkan pelayanan kepolisian dengan masyarakat terus dilakukan Polres Lubuklinggau. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan meluncurkan Kedai Majo Presisi, sebuah inovasi berbasis komunitas yang menggandeng pengemudi ojek online sebagai mitra kamtibmas.

Program yang merupakan singkatan dari Mitra Kamtibmas Ojek Online ini diresmikan di Jalan SMB II, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Senin 21 April 2026. Peresmian dihadiri langsung Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, bersama jajaran serta perwakilan komunitas ojek online.

Kedai Majo Presisi dirancang bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang interaksi yang membuka jalur komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat. Di sini, informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat dibagikan secara cepat dan responsif, sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi warga.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menegaskan, kehadiran program ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Presisi Polri yang menekankan pendekatan prediktif, responsif, dan transparan.

“Kedai Majo Presisi bukan hanya sekadar tempat berkumpul, tetapi juga sarana membangun kepercayaan dan kolaborasi yang lebih erat antara Polri dan masyarakat. Kami ingin menciptakan komunikasi yang lebih terbuka agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Adithia saat peresmian.

Ia menambahkan, komunitas ojek online dipilih karena memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. Peran ini dinilai strategis dalam membantu deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah Lubuklinggau.

Dalam kesempatan yang sama, jajaran Satlantas Polres Lubuklinggau turut memberikan edukasi kepada para pengemudi ojek online terkait keselamatan berlalu lintas. Pemahaman ini dinilai penting mengingat mereka merupakan pengguna jalan yang aktif sekaligus berpotensi menjadi contoh bagi masyarakat.

Dukungan terhadap inovasi ini juga datang dari Polda Sumatera Selatan. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut Kedai Majo Presisi sebagai bentuk adaptasi Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan Kapolri melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif. Kehadiran Kedai Majo Presisi menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan,” jelas Nandang.

Melalui program ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas semakin meningkat. Komunikasi yang terbangun secara intensif diyakini mampu mempercepat respons terhadap potensi gangguan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat komunitas.

Ke depan, Polda Sumatera Selatan memastikan inovasi serupa akan terus dikembangkan. Kedai Majo Presisi menjadi salah satu model bagaimana pelayanan publik dapat dibangun dari kedekatan, kolaborasi, dan kepercayaan antara aparat dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....