Atlet Tinju Perempuan Serukan Kesetaraan di Hari Kartini
- 22 Apr 2026 06:10 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin - Momentum Hari Kartini dimanfaatkan atlet perempuan Banyuasin untuk menegaskan kesetaraan di dunia olahraga. Mereka ingin perempuan mendapat ruang yang sama untuk berprestasi, termasuk di cabang tinju.
Bagi para atlet, peringatan Kartini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat untuk melanjutkan perjuangan emansipasi dalam kehidupan nyata.
Perempuan dinilai memiliki kemampuan yang setara untuk berkontribusi di berbagai bidang. Hal ini juga berlaku di olahraga yang selama ini didominasi laki-laki.
Atlet sekaligus pelatih tinju Banyuasin, Fitri, menyebut Hari Kartini sebagai pengingat penting bagi perempuan untuk berani melangkah. Ia menilai tinju menjadi bukti perempuan mampu bersaing.
“Perempuan harus percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan,” ujarnya, di Pangkalan Balai, Selasa, 21 April 2026.
Menurutnya, kehadiran atlet perempuan di dunia olahraga menjadi bentuk perlawanan terhadap stereotip gender. Perempuan Banyuasin dinilai memiliki ketangguhan dan mental untuk berprestasi.
Namun, ia mengakui masih ada tantangan yang dihadapi atlet perempuan di daerah. Salah satunya adalah pandangan masyarakat terhadap olahraga bela diri bagi perempuan.
Keterbatasan fasilitas latihan dan minimnya pelatih perempuan juga menjadi kendala. Kondisi ini berdampak pada pembinaan dan pengembangan potensi atlet.
Selain itu, atlet perempuan juga harus menghadapi tantangan dalam membagi waktu. Mereka kerap harus menyeimbangkan antara latihan dan tanggung jawab keluarga.
Kesenjangan kesempatan bertanding juga masih dirasakan oleh atlet perempuan. Akses menuju kompetisi tingkat nasional hingga internasional dinilai belum merata.
Meski menghadapi berbagai kendala, atlet perempuan Banyuasin terus berupaya berprestasi. Mereka juga berperan sebagai inspirasi bagi generasi muda di daerah.
Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan atlet muda dan keterlibatan dalam kegiatan sosial. Upaya ini diharapkan menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Di sisi lain, perhatian pemerintah daerah terhadap atlet perempuan dinilai mulai meningkat. Dukungan pembinaan mulai diberikan kepada atlet berprestasi.
Namun, peningkatan sarana dan prasarana latihan masih diperlukan untuk menunjang prestasi. Dukungan yang merata dinilai penting bagi kemajuan olahraga perempuan.
“Semangat Kartini harus menjadi dorongan bagi perempuan untuk terus berprestasi,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....