Herman Deru Ajak Alumni SKMA Jaga Kelestarian Hutan

  • 21 Apr 2026 07:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kelestarian hutan menjadi kunci menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mencegah bencana di daerah. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan hal itu saat menghadiri Halal Bihalal IKA SKMA Sumsel di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antaralumni sekaligus memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyatukan komitmen menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Herman Deru berharap kepengurusan IKA SKMA Sumsel semakin solid dan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai organisasi alumni memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, para alumni SKMA telah lama mengabdikan diri melalui penerapan ilmu pengetahuan di bidang kehutanan. Kontribusi tersebut dinilai penting dalam menjaga kelestarian hutan di Sumatera Selatan.

Ia menyebut peran alumni turut mendukung kondisi Sumsel yang relatif minim bencana hingga saat ini. Namun, kewaspadaan terhadap potensi kerusakan lingkungan tetap harus dijaga bersama.

“Kita harus terus menanam dan mempertahankan kelestarian hutan. Ini menjadi semangat baru untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Herman Deru mengungkapkan rasa syukur atas kesadaran masyarakat Sumsel yang majemuk terhadap pentingnya menjaga fungsi alam. Ia menilai pemahaman tersebut menjadi modal penting dalam pelestarian lingkungan.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Keseimbangan ini dinilai penting untuk menjamin keberlangsungan generasi mendatang.

Ia menegaskan Sumsel termasuk daerah yang cukup baik dalam mempertahankan kelestarian hutan. Upaya tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui kolaborasi semua pihak.

Herman Deru juga mendorong organisasi IKA SKMA untuk menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menilai anggota organisasi memiliki kapasitas untuk berkontribusi lebih luas.

“Organisasi ini harus memiliki produk dan kontribusi nyata, mengingat anggotanya merupakan orang-orang terdidik. Mari kita terus menjaga kelestarian lingkungan kita,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....