Banjir Palembang Jadi Sorotan, Pemkot Gandeng Komunitas

  • 20 Apr 2026 08:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Banjir yang kian meluas akibat sedimentasi Sungai Musi dan buruknya pengelolaan drainase menjadi perhatian serius di Kota Palembang. Persoalan ini dibahas dalam audiensi Wali Kota Ratu Dewa bersama komunitas Sumsel Bersih di Rumah Dinas, Jumat, 17 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Sumsel Bersih memaparkan hasil analisis sejak 2024 terkait kondisi lingkungan perkotaan. Banjir dinilai masih menjadi persoalan utama, baik dari sisi sebaran titik rawan maupun kedalaman genangan.

Ketua Sumsel Bersih Boni Bangun menjelaskan pendangkalan Sungai Musi menjadi salah satu faktor utama. Kondisi ini menyebabkan luapan air sungai masuk ke permukiman saat pasang.

“Kalau hujan berbarengan dengan air pasang, banjir bisa lebih cepat terjadi,” ujarnya. Situasi tersebut menunjukkan menurunnya kapasitas aliran air di kawasan perkotaan.

Selain itu, ekspansi permukiman di kawasan rawa tanpa dukungan kolam retensi turut memperparah kondisi. Air hujan tidak terserap optimal sehingga genangan sulit surut.

Boni menegaskan penanganan banjir harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak. Ia juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

“Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan harus ditingkatkan,” katanya. Sampah yang menumpuk dinilai menghambat sistem drainase kota.

Sebagai langkah lanjut, Sumsel Bersih akan menggelar forum diskusi lintas sektor pada Mei 2026. Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret bagi penanganan persoalan perkotaan.

Wali Kota Ratu Dewa menyambut positif inisiatif tersebut sebagai bagian dari penguatan kolaborasi. Ia menilai penanganan banjir memerlukan sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

“Ini akan menjadi rekomendasi konkret bagi pemerintah. Penanggulangan banjir membutuhkan sinergi multi pihak,” ujarnya.

Selain infrastruktur, ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Upaya ini dinilai penting untuk memperbaiki sistem drainase secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....