Wabup Muba Targetkan Migrasi Listrik MEP ke PLN Tuntas 15 Mei 2026

  • 17 Apr 2026 16:06 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Muba - Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen, mewajibkan para camat mengawal ketat peralihan daya listrik dari PT MEP ke PT PLN. Wakil Bupati Musi Banyuasin menginstruksikan seluruh jajaran wilayah untuk memastikan transisi energi ini tidak menyisakan kendala teknis maupun sosial di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mematok target penyelesaian migrasi layanan kelistrikan ini secara total pada 15 Mei 2026. Target ambisius ini memerlukan kerja sama lintas sektoral agar warga Muba segera menikmati kualitas listrik yang lebih stabil.

Instruksi tegas ini muncul dalam rapat progres percepatan migrasi di Rumah Dinas Wabup pada Jumat, 17 April 2026. Abdur Rohman Husen meminta camat tidak sekadar menunggu laporan di balik meja kantor.

Para camat harus turun langsung ke lapangan guna memberikan edukasi komprehensif kepada setiap warga desa. Komunikasi aktif tersebut menjadi kunci agar penduduk memahami manfaat jangka panjang dari integrasi jaringan PLN.

Wabup menetapkan batas akhir pendaftaran bagi pelanggan yang ingin beralih layanan paling lambat tanggal 5 Mei mendatang. Sosialisasi masif melalui kepala desa dan lurah menjadi instrumen utama untuk mengejar tenggat waktu tersebut.

Abdur Rohman menekankan bahwa migrasi ini merupakan solusi nyata demi menghadirkan layanan listrik yang lebih andal di pelosok daerah. Ia mengharapkan dukungan penuh masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur energi yang merata.

Pemerintah juga memberikan peringatan dini mengenai kebijakan penertiban jaringan selama proses migrasi berlangsung. Petugas akan melakukan pembersihan jalur kabel, termasuk penebangan pohon yang menghalangi distribusi listrik tanpa adanya skema ganti rugi. "Sampaikan dengan jelas bahwa dalam proses penertiban tidak ada ganti rugi dari pihak PLN," tegas Abdur Rohman Husen di Sekayu, Jumat, 17 April 2026.

Plt Direktur PT MEP, Andi Wijaya Burso, membenarkan bahwa seluruh operasional akan beralih sepenuhnya ke Unit Layanan Sekayu milik PLN. Andi Wijaya Burso mengimbau pelanggan MEP segera mendaftarkan identitas mereka agar tidak terputus dari akses energi saat hari peralihan.

Rapat koordinasi tersebut melibatkan Asisten II Setda Muba, Alva Elan, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait lainnya. Kehadiran para camat dalam pertemuan ini menandai dimulainya fase akhir pengambilalihan aset listrik oleh negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....