KAI Palembang Perkuat Keselamatan dengan Axle Counter
- 15 Apr 2026 06:40 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi sistem persinyalan di seluruh wilayah operasional, Minggu, 12 April 2026.
Salah satu sistem yang menjadi perhatian adalah penggunaan axle counter sebagai teknologi keamanan modern. Sistem ini memastikan perjalanan kereta tetap aman dan terkontrol di setiap lintasan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan axle counter merupakan sistem persinyalan otomatis. Sistem ini berfungsi mendeteksi keberadaan kereta pada segmen rel secara akurat.
Axle counter bekerja dengan menghitung jumlah gandar kereta yang masuk dan keluar dari suatu blok jalur. Metode ini memastikan jalur dalam kondisi kosong atau masih terisi.
“Axle counter terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu counting head sebagai sensor pendeteksi gandar di rel, trackside connection box untuk transmisi data, serta evaluator sebagai unit pemroses. Sistem ini memastikan suatu jalur benar-benar kosong sebelum kereta berikutnya diizinkan melintas,” ujarnya.
Perangkat ini terdiri dari sejumlah komponen utama yang saling terintegrasi dalam satu sistem. Komponen tersebut meliputi counting head, trackside connection box, serta evaluator sebagai pusat pemrosesan.
Keberadaan axle counter dinilai penting karena memastikan jalur aman sebelum kereta berikutnya melintas. Sistem ini menjadi bagian utama dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Perangkat axle counter dipasang di berbagai titik strategis sepanjang lintasan rel. Lokasi tersebut mencakup emplasemen stasiun, sinyal masuk, sinyal keluar, hingga sinyal blok.
Dengan panjang lintas mencapai 490.850 meter spoor di tujuh daerah Sumatera Selatan, KAI Divre III Palembang mengelola 925 unit axle counter. Seluruh perangkat tersebut dijaga keandalannya untuk mendukung operasional.
Axle counter memiliki sejumlah fungsi utama dalam sistem persinyalan modern. Fungsinya meliputi deteksi keberadaan kereta, verifikasi kekosongan jalur, hingga membantu investigasi gangguan.
Perawatan perangkat dilakukan secara rutin dengan jadwal harian, mingguan, dan bulanan. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan agar seluruh komponen tetap berfungsi optimal.
Perawatan mencakup bagian luar dan dalam dengan prosedur ketat. Bagian luar meliputi pembersihan sensor, pengecekan grounding, serta kondisi kabel.
Sementara itu, peralatan dalam meliputi evaluasi modul elektronik dan pengecekan pasokan listrik. Langkah ini penting untuk menjaga kestabilan sistem dan mendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....