Proyek Pelabuhan Baru, Dorong Ekonomi Sumsel Resmi Dilaunching

  • 10 Apr 2026 22:45 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi melakukan Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat. Kegiatan ini digelar di Palembang, Kamis, 9 April 2026.

Peluncuran proyek strategis ini menjadi tonggak penting bagi konektivitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan. Proyek ini juga menjawab penantian panjang masyarakat selama lebih dari empat dekade.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat nasional, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan bahwa pembangunan pelabuhan ini merupakan realisasi dari gagasan lama yang telah melewati delapan periode kepemimpinan gubernur sebelumnya.

"Gagasan membangun pelabuhan samudera di Sumsel sudah dimulai sejak 40 tahun lalu. Sementara provinsi tetangga di Sumbagsel sudah memiliki pelabuhan sendiri, Sumsel sempat tertinggal. Hari ini, mimpi itu mulai kita wujudkan," ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan, keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi solusi atas keterbatasan Pelabuhan Boom Baru yang saat ini mengalami pendangkalan serta berada di tengah kota sehingga kerap memicu kemacetan.

Selain itu, Sumatera Selatan sebagai daerah penghasil komoditas unggulan seperti kopi, sawit, dan karet selama ini masih bergantung pada pelabuhan di provinsi lain untuk kegiatan ekspor.

"Dengan adanya Tanjung Carat, alur logistik akan jauh lebih efisien dan meningkatkan citra daerah. Saya pastikan masalah administrasi dan lahan sudah final, tidak ada kendala lagi," tegas Gubernur.

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, menyebut proyek ini menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan hilirisasi dan gasifikasi nasional. Nantinya, pelabuhan akan terintegrasi dengan jalan tol Palembang-Tanjung Carat hingga ke Prabumulih dan Muara Enim.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menargetkan seluruh tahapan pembangunan rampung sebelum tahun 2029.

"Pembangunan ini adalah langkah strategis untuk menekan biaya logistik nasional. Kami akan mengawal ketat agar proyek ini tepat waktu dan tepat manfaat," jelas Menhub.

Dari sisi legalitas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan dukungan penuh terkait pendaftaran tanah dan tata ruang. Sedangkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari berkomitmen mengoordinasikan berbagai kendala di lapangan agar proyek strategis nasional ini berjalan sesuai rencana.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara kementerian, kepala daerah, serta pimpinan BUMN dan BUMD sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....