Muba Siapkan SDM Transportasi lewat Sekolah Kedinasan
- 10 Apr 2026 11:34 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Semarang - Keterbatasan tenaga profesional di sektor transportasi masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Kondisi ini mendorong perlunya langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin merespons hal tersebut dengan mempercepat peningkatan kualitas pemuda. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama pendidikan kedinasan di bidang transportasi.
Kesepakatan dijalin bersama Politeknik Transportasi Darat Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Kamis 9 April 2026. Penandatanganan berlangsung bersamaan dengan wisuda taruna PIP Semarang.
Bupati Muba Toha Tohet melalui Kepala BKPSDM Pathi Riduan menandatangani langsung perjanjian tersebut. Kegiatan ini turut disaksikan Wakil Menteri Perhubungan Komjenpol (Purn) Suntana.
Pemerintah pusat menilai langkah tersebut sebagai upaya strategis dalam menyiapkan tenaga ahli daerah. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan sektor transportasi.
Pathi Riduan menjelaskan pola pembibitan taruna dilakukan melalui proses seleksi ketat. Pemerintah daerah ingin memastikan lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari pola pembibitan taruna agar lulusan benar-benar siap pakai bagi kebutuhan daerah,” ujarnya. Ia menegaskan lulusan diharapkan langsung berkontribusi.
Skema beasiswa dirancang terintegrasi dengan kebutuhan formasi pegawai di lingkungan pemerintah daerah. Lulusan berpeluang mengabdi sebagai aparatur sipil negara.
Program pengembangan sumber daya manusia melalui jalur kedinasan menjadi strategi utama daerah. Pemerintah menilai investasi pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang.
Selain itu, Pemkab Muba juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi kedinasan lainnya. Di antaranya Politeknik Keuangan Negara STAN dan Politeknik Statistika STIS.
Pada periode 2025 hingga 2029, pemerintah daerah memperoleh kuota khusus untuk calon mahasiswa di PKN STAN. Kerja sama dengan STIS juga membuka peluang bagi lulusan terbaik daerah.
Khusus kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia, komitmen diperpanjang hingga 2030. Langkah ini sejalan dengan upaya menjadikan pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....