Sekolah Rakyat Palembang Terapkan Pemetaan Bakat dan Minat Siswa

  • 08 Apr 2026 22:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Sekolah Rakyat Palembang hadir sebagai solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan menyediakan layanan pendidikan gratis sekaligus menerapkan sistem pemetaan bakat. Melalui pendekatan ini, setiap siswa diarahkan untuk mengembangkan potensi sesuai kemampuan masing-masing sejak awal masa pendidikan.

Sekolah Rakyat Menengah Atas 7 Palembang yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial berlokasi di Jalan Sosial, Kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami. Sejak mulai beroperasi pada 14 Juli 2025, sekolah ini telah menjalankan proses belajar mengajar dengan fasilitas lengkap, termasuk seragam dan laptop bagi seluruh siswa.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 7 Palembang Mmenjekasjkan enengah Atas 7 Palembang sekolah, Diana Nursanti, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya untuk kategori desil 1 dan 2. Data tersebut kemudian diverifikasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melalui dinas sosial sebelum siswa diterima.

Sekolah ini secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu, bukan berdasarkan prestasi akademik. Setelah diterima, siswa akan mengikuti pemetaan bakat (talent mapping) di berbagai bidang seperti otomotif, tata rias, salon, hingga pertanian untuk mengoptimalkan kemampuan mereka.

Saat ini, Sekolah Rakyat Palembang menampung 96 siswa dari kapasitas maksimal 100 siswa yang terbagi dalam empat kelas. Proses pembelajaran didukung oleh 13 guru berstatus PPPK dari Kementerian Sosial.

Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, asrama, perlengkapan sekolah, hingga konsumsi harian. Para siswa mendapatkan makan tiga kali sehari serta dua kali makanan ringan dengan menu bergizi yang telah diatur.

Berbeda dengan sekolah konvensional, sistem pendidikan di Sekolah Rakyat Palembang menerapkan konsep berasrama penuh serta multi entry dan multi exit. Hal ini memungkinkan siswa untuk masuk tidak harus pada awal tahun ajaran karena sistem pembelajaran berbasis modul dan LMS.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah tersebar di lima lokasi di Sumatera Selatan, yakni dua di Palembang serta masing-masing satu di Ogan Ilir, Baturaja, dan Empat Lawang. Ke depan, diharapkan sekolah ini terus mendapat dukungan berbagai pihak agar mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....