OKU Selatan Percepat Pembangunan 259 Koperasi Merah Putih

  • 08 Apr 2026 15:14 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Selatan - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan bergerak cepat mengejar target pembangunan 259 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah konkret diambil dengan membuka pintu pemanfaatan aset daerah bagi desa yang terkendala ketersediaan lahan.

Senin, 6 April 2026, Sekretaris Daerah OKU Selatan, M. Rahmattullah, meresmikan skema pinjam pakai lahan yang menjadi batu loncatan bagi pembangunan fisik koperasi di wilayahnya. Upaya ini merupakan respons daerah dalam mendukung program prioritas Presiden yang menargetkan penguatan ekonomi akar rumput melalui koperasi.

Hingga saat ini, proses konstruksi telah dimulai di lima lokasi awal. Rahmattullah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kendala administratif atau ketiadaan lahan menghambat instruksi pusat.

"Masih ada desa yang belum memiliki aset lahan sendiri. Di sinilah pemerintah daerah hadir. Aset daerah yang menganggur kita fungsikan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih melalui mekanisme pinjam pakai," ujar Rahmattullah.

Skema ini berlaku selama dua tahun pertama. Setelah masa pinjam pakai berakhir, status penggunaan lahan dapat ditingkatkan menjadi perjanjian sewa sesuai aturan yang berlaku. Namun, Sekda mengingatkan bahwa aset tersebut tetap milik negara dan akan ditarik kembali jika program berakhir atau lahan tidak dimanfaatkan sesuai fungsinya.

Kepala BPKAD OKU Selatan, Ricky Adha Saputra, menambahkan, percepatan ini membutuhkan kedisiplinan administrasi dari para pengurus di tingkat desa.

"Kami minta pihak pengguna aset segera melengkapi dokumen administrasi. Ini penting agar proses pembangunan di lapangan berjalan efektif dan tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari," tegas Ricky.

Target 259 koperasi bukanlah angka yang kecil. Oleh karena itu, Pemkab OKU Selatan berharap infrastruktur ini tidak sekadar menjadi bangunan fisik, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi yang nyata bagi warga desa. Pengurus koperasi kini memegang tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa amanat lahan negara ini bisa dikonversi menjadi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....