Tinjau Kebakaran Keluang, Gubernur Sumsel Bahas Pelepasan Lahan HGU
- 04 Apr 2026 10:05 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Muba - Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau lokasi kebakaran sumur minyak masyarakat di Desa Tanjung Dalam, Keluang, Jumat, 3 April 2026. Bencana ini memicu langkah serius pemerintah untuk merumuskan solusi jangka panjang bagi warga.
Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet menyambut langsung kunjungan kerja orang nomor satu di Sumsel tersebut. Pemerintah menyerahkan bantuan paket sembako guna meringankan beban warga yang terdampak musibah.
Bupati Toha bersama Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo memantau kondisi lapangan melalui patroli udara. Bupati dan Kapolres melihat gambaran menyeluruh terkait dampak kerusakan akibat aktivitas sumur minyak tersebut.
Sejumlah pejabat teras dari tingkat provinsi dan kabupaten mendampingi rombongan Gubernur selama peninjauan. Tim teknis dari BPBD dan DLH turut memetakan area yang mengalami kerusakan lingkungan.
Bupati Toha mengusulkan pelepasan sebagian lahan HGU PT Hindoli yang sudah terpakai aktivitas rakyat. Toha menilai usulan tersebut menjadi solusi agar masyarakat memiliki kepastian dalam berusaha.
Toha Tohet menegaskan bahwa warga setempat sudah menggantungkan penghidupan pada sektor ini sejak lama. Langkah pelepasan lahan bertujuan agar penataan usaha rakyat menjadi lebih tertib dan aman.
“Kami mengusulkan lahan terdampak dilepas dari HGU agar ada kepastian bagi masyarakat untuk berusaha,” katar Toha. Bupati Toha berharap kebijakan tersebut mampu meminimalisir risiko kecelakaan kerja di masa mendatang.
Gubernur Herman Deru menjadikan peristiwa kebakaran ini sebagai bahan evaluasi total aktivitas tambang rakyat. Pemerintah akan segera melakukan pendataan terhadap seluruh lahan yang telah telanjur terdampak.
Herman Deru menyambut baik gagasan solutif yang disampaikan oleh Bupati Musi Banyuasin. Gubernur menganggap ide pelepasan lahan sangat relevan sembari menunggu kejelasan regulasi dari pusat.
“Kita cari jalan keluar terbaik agar masyarakat tetap bisa berusaha dengan aman,” kata Deru. Gubernur menekankan pentingnya pemenuhan aspek keselamatan dan aturan hukum dalam setiap kegiatan.
Sinergi antara Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba menjadi kunci utama dalam menangani isu krusial ini. Kedua pemimpin berkomitmen menjaga keseimbangan antara ekonomi kerakyatan dan perlindungan lingkungan.
Kunjungan ini diakhiri dengan koordinasi intensif bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Seluruh pihak sepakat mempercepat langkah administrasi guna merealisasikan solusi permanen di Keluang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....