OKU Serahkan LKPD, Targetkan WTP ke-11

  • 02 Apr 2026 01:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menyerahkan laporan keuangan tahun anggaran 2025 kepada BPK Sumsel untuk diaudit. Pemkab menargetkan kembali meraih opini WTP untuk ke-11 kalinya.

Penyerahan dilakukan Bupati OKU Teddy Meilwansyah di Kantor BPK Sumsel, Palembang, Selasa 31 Maret 2026. Laporan diterima Kepala Bidang Pemeriksaan Sumsel II Cendy Avrian.

Bupati Teddy menyampaikan OKU telah meraih 10 kali opini WTP secara berturut-turut dan berharap capaian tersebut kembali dipertahankan. Ia menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Tentunya jika penghargaan ini diraih lagi, menjadi cambuk bagi kami untuk bekerja lebih baik,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen memperbaiki pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.

Penyerahan laporan menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan APBD sekaligus menjadi dasar audit oleh BPK. Pemkab juga terus meningkatkan kualitas laporan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Laporan keuangan disusun mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memperkuat sistem pengendalian intern. Kepatuhan terhadap regulasi menjadi fokus dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Teddy memaparkan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,61 triliun atau 93 persen dari target yang ditetapkan. Sementara belanja dan transfer mencapai Rp1,48 triliun atau 82,26 persen.

Sisa lebih pembiayaan anggaran tercatat sebesar Rp210,66 miliar per 31 Desember 2025. Kondisi ini mencerminkan pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.

“Kami siap memfasilitasi tim audit untuk memeriksa laporan keuangan Pemkab OKU,” ujarnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada BPK Sumsel atas dukungan dan kerja sama.

Kepala Bidang Pemeriksaan Sumsel II BPK Cendy Avrian mengapresiasi penyerahan laporan keuangan yang dilakukan tepat waktu. Ia menilai hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah.

“Kami akan segera melakukan pemeriksaan pada masing-masing daerah mulai 6 April,” ujarnya. Ia berharap seluruh daerah mampu mempertahankan opini WTP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....