PLN Deteksi Potensi Gangguan Kabel Bawah Tanah di Lubuklinggau

  • 27 Mar 2026 07:59 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lubuklinggau - PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UID S2JB) mendeteksi potensi gangguan pada jaringan kabel bawah tanah di wilayah Lubuklinggau. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan perbaikan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) guna menjaga keandalan pasokan listrik pasca Idulfitri 1447 Hijriah.

Perbaikan dilakukan di Jalan Poros Gardu Induk Lubuklinggau sebagai langkah antisipasi setelah tingginya beban listrik selama Ramadan dan Idulfitri. Upaya ini difokuskan untuk menjaga stabilitas sistem distribusi agar tetap optimal.

Manajer PLN ULP Lubuklinggau, Achmad Meiledy, mengatakan perbaikan dilakukan berdasarkan hasil inspeksi rutin dan pemeliharaan preventif yang menemukan indikasi gangguan pada jaringan kabel.

“Pasca Idul Fitri, PLN terus memperkuat sistem kelistrikan melalui langkah-langkah preventif agar potensi gangguan dapat diminimalisasi. Upaya ini penting untuk memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dengan dukungan listrik yang andal,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.

Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci dalam mencegah gangguan yang lebih besar. Karena itu, PLN melakukan penanganan cepat sebelum kerusakan berdampak pada layanan pelanggan.

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan penguatan sistem kelistrikan menjadi fokus utama setelah periode beban tinggi.

“Momentum pasca Idul Fitri menjadi fase penting untuk memastikan sistem kelistrikan tetap dalam kondisi prima. PLN UID S2JB berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik melalui penguatan infrastruktur dan pemeliharaan berkelanjutan,” kata Adhi.

Perbaikan yang dilakukan meliputi penelusuran titik gangguan, penggalian, penyambungan kabel, hingga pengujian sistem. Seluruh proses dijalankan dengan menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

PLN juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 untuk melaporkan gangguan listrik.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga keandalan pasokan listrik di Lubuklinggau dan sekitarnya, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....