Pemkab OKU Selatan Dukung Ground Check Data Pelanggan PLN dan PBI JKN

  • 19 Mar 2026 00:49 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Selatan - Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), M. Rahmattullah, menerima audiensi Kepala BPS OKU Selatan dan Kepala PLN OKU Selatan terkait Ground Check (GC) pelanggan PLN dan PBI JKN di OKU Selatan, Selasa, 17 Maret 2026.

Kepala BPS OKU Selatan, Rival Abdul Jabar, menjelaskan kegiatan Ground Check merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam pelaksanaannya, BPS berkolaborasi dengan PT PLN untuk pemeriksaan data pelanggan di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, BPS juga bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial kabupaten/kota dalam pelaksanaan GC PBI JKN.

Ia menyebutkan, BPS turut memfasilitasi penggunaan aplikasi yang sebelumnya telah dilatihkan kepada petugas PLN.

Sehubungan dengan itu, Rival berharap dukungan pemerintah daerah melalui instruksi maupun edaran hingga tingkat desa agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

“GC Pelanggan PLN dilakukan oleh Petugas Billman/Biller dalam jangka waktu Maret – Agustus 2026, dan GC PBI JKN dilakukan oleh petugas Pendamping PKH Kemensos RI dalam jangka waktu 1 – 30 April 2026,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda OKU Selatan, Rahmattullah, menegaskan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera bergerak sesuai tugas masing-masing guna mendukung kelancaran Ground Check.

Sekda menilai kegiatan ini membutuhkan peran aktif pemerintah kecamatan hingga desa, karena aparat setempat dinilai paling memahami kondisi masyarakat di wilayahnya.

“Kita harapkan pendataan ini berjalan dengan baik dan lancar, seoptimal mungkin sehingga dapat menghasilkan data yang akurat. Jadi pemerintah mengeluarkan anggaran tidak sia-sia, karena memang diterima oleh orang yang betul-betul berhak menerima,” jelas Sekda.

Ia juga menekankan pentingnya validasi data mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

“Mungkin yang dulunya sebagai penerima manfaat, sekarang kondisi perekonomiannya sudah makin membaik berkat doa dan usaha yang dilakukan. Kita tentu sangat mengharapkan agar program-program pemerintah ini dapat tepat sasaran,” tegasnya.

Sekda turut mengimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas dengan baik serta memberikan informasi yang benar guna mendukung akurasi data.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....