Operasi Ketupat Musi, Polisi Turun Amankan Pasar Palembang
- 16 Mar 2026 19:44 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Menjelang puncak aktivitas belanja masyarakat yang meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) turun langsung ke lapangan untuk memastikan keamanan di pasar-pasar tradisional, Minggu 15 Maret 2026 dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, personel kepolisian mengunjungi sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang untuk memberikan edukasi terkait keamanan dan kewaspadaan kepada pedagang, pengunjung, hingga juru parkir.
Dua pasar tradisional yang menjadi sasaran utama kegiatan tersebut adalah Pasar 10 Ulu di kawasan Seberang Ulu dan Pasar Bedug Kalidoni yang terletak di Jalan Residen Abdul Rozak. Pasar-pasar ini dikenal dengan keramaian yang sangat tinggi menjelang Lebaran, sehingga menjadi titik rawan bagi potensi gangguan keamanan, seperti pencurian atau kejahatan jalanan.
Petugas dari Subsatgas Preemtif Binmas Polda Sumsel memberikan imbauan langsung kepada pedagang, pengunjung, dan juru parkir yang ada di pasar. Kepada para pedagang, petugas mengingatkan agar tidak memanfaatkan momen tinggi permintaan barang selama Ramadan dengan menaikkan harga secara tidak wajar. "Pedagang harus tetap menjaga kewajaran harga barang dan tidak mengambil keuntungan berlebihan yang bisa merugikan masyarakat," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho.
Sementara itu, pengunjung pasar juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang-barang berharga mereka. Mengingat keramaian yang terjadi menjelang Lebaran, risiko kejahatan seperti pencopetan dan penjambretan semakin meningkat. Petugas mengimbau agar pengunjung tidak membawa barang berharga secara berlebihan dan selalu memastikan kendaraan yang diparkir dalam keadaan aman. “Keamanan adalah prioritas utama, jangan sampai kejadian yang tidak diinginkan terjadi di tengah keramaian,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Tidak hanya pedagang dan pengunjung, petugas juga memberi perhatian khusus kepada juru parkir pasar. Mereka diingatkan untuk tidak menaikkan tarif parkir secara sepihak selama periode Lebaran dan menjaga ketertiban kendaraan yang diparkir di area pasar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi gesekan antara pengunjung dengan juru parkir serta memastikan kenyamanan saat berbelanja.
"Kapolda Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran polisi di pasar-pasar tradisional bukan hanya untuk merespons kejadian, tetapi untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan. "Polisi hadir di pasar tradisional bukan karena ada kejadian, tetapi untuk mencegah terjadinya kejahatan. Kami ingin masyarakat berbelanja dengan rasa aman dan nyaman tanpa khawatir akan gangguan keamanan," ujarnya.
"Kegiatan edukasi keamanan ini, menurut Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, akan terus dilakukan selama Operasi Ketupat Musi 2026 berlangsung. Petugas kepolisian akan mengawasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat di berbagai lokasi keramaian lainnya untuk menciptakan suasana aman dan kondusif hingga Hari Raya Idul Fitri. "Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Lebaran dengan tenang, tanpa ada gangguan dari potensi kejahatan," tutup Nandang Mu’min Wijaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....