Pasar Pal Lima Disiapkan Jadi Percontohan Sertifikasi NKV Telur
- 05 Mar 2026 08:49 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pasar Pal Lima direncanakan menjadi pasar tradisional percontohan penerapan sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) berbasis lapak pedagang telur. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem keamanan pangan dari hilir, memastikan telur yang dibeli masyarakat aman dikonsumsi.
Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Provinsi Sumatera Selatan menilai pasar tradisional merupakan simpul distribusi paling strategis. Karena itu, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan di tingkat peternakan, tetapi juga harus menyentuh pedagang sebagai ujung rantai distribusi.
Pejabat Otoritas Veteriner Sumsel, drh. Jafrizal, dalam pemantauan terbaru, petugas tidak hanya mencatat harga dan asal pasokan telur, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang. Penanganan telur retak, kebersihan lapak serta penyimpanan di tempat kering menjadi fokus utama pengawasan.
"Petugas tidak hanya mencatat harga dan asal pasokan telur, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang. Penanganan telur retak, kebersihan lapak serta penyimpanan di tempat kering," ujar Jafrizal, Rabu, 4 Maret 2026.
Sertifikasi NKV sendiri merupakan jaminan bahwa produk pangan asal hewan diproduksi sesuai standar higiene dan sanitasi. Selama ini, sertifikasi lebih banyak diterapkan pada produsen atau industri pengolahan, sementara aspek distribusi di pasar tradisional belum optimal.
Padahal, risiko kontaminasi seperti bakteri Salmonella dapat terjadi di sepanjang rantai distribusi. Telur yang telah diproduksi dengan baik bisa kehilangan jaminan keamanannya jika ditangani tanpa standar kebersihan memadai di pasar.
Dengan mendorong sertifikasi berbasis pasar, pedagang diharapkan lebih selektif memilih pemasok yang telah memenuhi standar NKV. Skema ini menciptakan efek berantai yang memperkuat sistem keamanan pangan secara menyeluruh.
Jika program ini berhasil, model serupa dapat diterapkan di berbagai pasar rakyat lainnya. Upaya membangun kepercayaan publik terhadap pangan aman pun dimulai dari lapak sederhana di pasar tradisional
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....