PLN Nyalakan Listrik Gratis Warga Kepahiang Ramadan

  • 04 Mar 2026 15:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Kepahiang - PT PLN (Persero) menyalakan sambungan listrik gratis bagi 260 warga prasejahtera di Provinsi Bengkulu melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2026. Sebanyak 20 kepala keluarga di Kabupaten Kepahiang dan 240 pelanggan di Kabupaten Bengkulu Tengah kini resmi menikmati akses listrik dari jaringan PLN menjelang Ramadan.

Peresmian dan penyalaan simbolis dilaksanakan di Pasar Ujung, Kabupaten Kepahiang, dan dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, jajaran pemerintah daerah, serta manajemen PLN UP3 Bengkulu dan ULP Kepahiang. Program ini merupakan inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama PLN untuk mendorong pemerataan akses energi dan meningkatkan rasio elektrifikasi.

Melalui BPBL, masyarakat tidak hanya memperoleh penerangan, tetapi juga akses energi yang aman dan legal sesuai standar ketenagalistrikan. Kehadiran listrik dinilai penting untuk menunjang aktivitas ibadah Ramadan, belajar anak-anak pada malam hari, hingga mendukung usaha kecil rumahan.

Manajer PLN ULP Kepahiang, Kevin Prayoga, menegaskan pelaksanaan program mengedepankan tata kelola yang baik serta aspek keselamatan. Ia memastikan setiap penyambungan dilakukan sesuai standar agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program BPBL ini bukan hanya pemasangan listrik baru, tetapi memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang aman, legal, dan sesuai standar. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan, terlebih menjelang Ramadan,” ujarnya.

Secara terpisah, Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menyebut BPBL sebagai bentuk kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan sektor energi di daerah. Program ini diharapkan membuka peluang peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Melalui BPBL, PLN menghadirkan pemerataan akses listrik sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, Adhi Herlambang menambahkan bahwa penyalaan listrik bagi warga kurang mampu memiliki makna khusus menjelang Ramadan. Menurutnya, PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik andal hingga ke pelosok agar tidak ada masyarakat yang tertinggal menikmati energi.

“Ramadan adalah momentum kebersamaan dan penguatan nilai-nilai sosial. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan nyaman melalui layanan listrik yang andal. PLN terus berkomitmen melistriki hingga ke pelosok, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati energi listrik,” ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.

Salah satu penerima manfaat, Sunania, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengatakan kehadiran listrik membuat anak-anaknya dapat belajar lebih nyaman dan keluarga dapat beribadah dengan lebih tenang.

“Kami sangat bersyukur. Sekarang rumah kami sudah punya listrik sendiri. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, dan kami bisa beribadah dengan tenang. Terima kasih kepada pemerintah dan PLN,” tuturnya.

Dengan terealisasinya BPBL di Kepahiang dan Bengkulu Tengah, PLN optimistis pemerataan akses listrik di Provinsi Bengkulu terus meningkat. Ke depan, PLN UID S2JB akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan guna memperluas jangkauan layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....