Bupati OKI Lantik 115 Pejabat, Posisi JPT hingga Fungsional Dirombak
- 04 Mar 2026 07:55 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKI - Bupati Ogan Komering Ilir, Muchendi Mazareki, melantik dan mengambil sumpah 115 pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrasi. Pelantikan itu untuk penataan organisasi serta penguatan soliditas tim kerja pemerintahan pada Selasa, 3 Febuari 2026 di Kantor Bupati OKI.
Komposisi pejabat yang dilantik terdiri atas satu pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama hasil evaluasi kinerja, dan tiga pejabat JPT pratama hasil uji kompetensi. Kemudian 108 pejabat administrasi untuk mengisi jabatan sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, lurah, kepala seksi, dan kepala subbagian di perangkat daerah, serta tiga pejabat yang diangkat melalui perpindahan dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional.
Dalam sambutannya, Bupati Muchendi menegaskan jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Penempatan pejabat, kata dia, dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan penilaian kinerja, bukan kedekatan personal.
“Saya tidak mengenal saudara satu persatu, sehingga rotasi dan penempatan ini murni berdasarkan penilaian dan kinerja Saudara. Rotasi, merupakan mekanisme lazim dalam birokrasi untuk merespons dinamika beban kerja dan tuntutan pelayanan public,” katanya.
Ia memastikan tidak ada pejabat yang dinonjobkan dalam perombakan tersebut. “Saya meramu tim untuk membantu saya dan wakil bupati di masa jabatan kami sesuai pada tempat karena yang kita bangun adalah tim kerja yang solid,” ujarnya.
Bupati juga menyinggung praktik patronase politik yang menurut dia, harus ditinggalkan. Penempatan jabatan kini ditegaskan berbasis merit, kompetensi, dan manajemen talenta.
Muchendi juga mengingatkan pejabat agar menjaga integritas serta tidak memanipulasi data. “Kalau baik, katakan baik. Kalau buruk, katakan buruk. Jangan memanipulasi data untuk terlihat baik,” katanya.
Selain integritas, ia menekankan pentingnya inovasi, adaptasi terhadap digitalisasi, serta kepatuhan pada regulasi dan etika pelayanan publik. Pejabat diminta menjaga rahasia jabatan dan rahasia negara, serta membangun kultur kerja yang sehat dan produktif melalui pendekatan kepemimpinan yang terbuka.
“Silakan berinovasi. Saya akan mendukung setiap gagasan yang memiliki dasar kuat dan tujuan yang jelas bagi peningkatan pelayanan masyarakat. Bagi ASN yang berkinerja baik, kesempatan promosi terbuka,” pungkasnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Ogan Komering Ilir, Antonius Leonardo, menyampaikan seluruh proses pengangkatan, rotasi, dan perpindahan jabatan telah melalui tahapan. Bahkan sesuai ketentuan serta memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara sebelum ditetapkan.
“Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, mekanisme dilakukan melalui evaluasi kinerja dan uji kompetensi berbasis sistem merit. Sedangkan pejabat administrasi dilantik untuk mengisi jabatan yang lowong serta menyesuaikan kebutuhan organisasi,” tandas Antonius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....