PLN Percepat Listrik Desa Pedamaran OKI
- 01 Mar 2026 23:11 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKI - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di berbagai wilayah. Salah satu fokusnya adalah Desa Pedamaran IV di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Pembangunan jaringan listrik di desa tersebut telah dimulai sejak awal 2026. Pada Sabtu 28 Februari 2026, General Manager UID S2JB Adhi Herlambang bersama Anggota DPR RI Komisi XII Dewi Yustisiana dan Wakil Bupati OKI Supriyanto meninjau langsung progres proyek di lapangan.
Dalam kunjungannya, Dewi Yustisiana menegaskan pentingnya percepatan pembangunan listrik bagi desa-desa yang belum teraliri listrik. Menurutnya, listrik kini menjadi kebutuhan vital yang menunjang kehidupan masyarakat modern.
"Listrik ini sangat penting. Di masa modern ini, kehadiran listrik menjadi satu kebutuhan yang sangat vital. Untuk itu, kami terus mendorong percepatan pemerataan akses kelistrikan untuk seluruh masyarakat di Sumatera Selatan pada khususnya", ungkap Dewi.
Ia menyampaikan bahwa pemerataan akses listrik di Sumatera Selatan harus terus didorong agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Kehadiran listrik diyakini mampu membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Wakil Bupati OKI Supriyanto menyampaikan apresiasi atas sinergi antara PLN, DPR RI, dan pemerintah daerah. Ia menilai pembangunan jaringan listrik di Desa Pedamaran IV menjadi tonggak sejarah yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Kami selaku Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas pembangunan jaringan listrik yang sedang dan akan dibangun di wilayah OKI. Tentunya ini akan sangat membantu masyarakat yang belum mendapatkan listrik", ungkap Supriyanto.
Desa Pedamaran IV sendiri berada di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, dengan jumlah penduduk sekitar 1.200 jiwa atau 400 kepala keluarga. Mayoritas warga bekerja sebagai nelayan sungai, petani, dan pengrajin anyaman purun.
Adapun infrastruktur yang dibangun meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 1,62 kilometer sirkuit, jaringan tegangan rendah 2,23 kilometer sirkuit, serta satu gardu distribusi berkapasitas 50 kVA. PLN optimistis proyek ini akan mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....