Pemkab Muba Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif
- 25 Feb 2026 07:45 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menciptakan terobosan baru dalam mengelola aset daerah yang selama ini terbengkalai. Pemanfaatkan lahan kosong untuk menanam ratusan bibit sawit dan menebar ribuan benih ikan lele.
Bupati Muba, Toha Tohet, memimpin langsung aksi produktif tersebut di kawasan belakang Politeknik Sekayu pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi solid antara BPKAD, Dinas Perkebunan, Dinas Perikanan, Polres Muba, hingga pihak akademisi.
Toha menegaskan, optimalisasi aset daerah merupakan langkah strategis untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Toha menilai lahan tidur di wilayah Muba memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.
“Pemanfaatan lahan yang belum terpakai dengan menanam sawit dan menebar benih ikan lele kita mulai hari ini,” ujar Toha di sela kegiatan. Bupati berharap program ini dapat mendukung ketersediaan pangan sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah daerah berencana memperluas jangkauan program ini hingga ke tingkat pemerintahan desa. Bupati mendorong setiap desa agar mengelola minimal 5 hingga 10 hektare lahan kosong untuk komoditas produktif.
“Kalau satu desa bisa mengelola 5 sampai 10 hektare, Insya Allah hasilnya akan terasa,” ungkap bupati dengan optimis. Toha meyakini skema ini akan menciptakan sumber pendapatan baru yang stabil bagi masyarakat di pedesaan.
Selain mengincar skala besar, Pemkab Muba juga menyasar pemanfaatan lahan sempit melalui program Bantu Umak. Pemerintah mewajibkan para penerima bantuan tersebut untuk menanam sayur-mayur di pekarangan rumah masing-masing.
“Kita hidupkan pemanfaatan pekarangan rumah dengan menanam sayuran di depan rumah,” tutur Toha kepada media. Langkah kecil ini bertujuan agar setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan harian secara mandiri.
Kepala BPKAD Muba, Riki Junaidi, merinci jumlah bibit yang ditanam pada tahap awal ini. Petugas menanam sebanyak 270 batang bibit sawit di kawasan Perumahan PNS dan area belakang Stable Berkuda Sekayu.
Pemerintah Kabupaten Muba juga melepas sedikitnya 10.000 benih ikan lele ke dalam kolam pemanfaatan aset daerah. “Program ini untuk meningkatkan nilai guna asset dan juga utamanya mengamankan aset daerah,” jelas Riki.
Seluruh elemen pemerintah berkomitmen mengawal keberhasilan program ketahanan pangan ini secara terpadu. Mereka berharap inisiatif ini menjadi contoh nyata bagi daerah lain dalam mengubah lahan pasif menjadi mesin ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....