Setahun Abusama-Misnadi, Infrastruktur OKU Selatan Dikebut
- 24 Feb 2026 08:04 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKU Selatan - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Setahun kepemimpinan Bupati Abusama dan Wakil Bupati Misnadi, sektor jalan, pendidikan, dan kesehatan menjadi prioritas utama.
Bupati Abusama menegaskan, infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan dasar masyarakat dan penopang ekonomi daerah.
“Infrastruktur ini bukan sekadar jalan untuk mengkoneksikan antarwilayah, melainkan kebutuhan dasar masyarakat yang terus berupaya kita penuhi,” ujarnya.
Sepanjang 2025, Pemkab OKU Selatan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk pembangunan dan rehabilitasi sejumlah ruas strategis. Di antaranya Ruas Jalan Simpang Aji–Simpang Lubuk Dalam, Kota Batu Heni Arong, Trans Lubar–Karang Agung, hingga pembangunan Jembatan Tipe B Komering IV di Kecamatan Simpang.
Perbaikan mencakup peningkatan kualitas jalan kabupaten, pembangunan drainase, hingga penguatan struktur jalan yang sebelumnya rusak. Langkah ini diarahkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan UMKM, sekaligus membuka akses menuju pusat ekonomi, sekolah, dan fasilitas kesehatan.
Namun Abusama tak menutup mata terhadap kondisi keuangan daerah yang belum sepenuhnya pulih. Efisiensi anggaran pada 2026 membuat sebagian program harus dijalankan bertahap.
“Semuanya kita lakukan secara bertahap. Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat selalu kami sampaikan bagaimana kondisi yang ada,” katanya.
Untuk menutup celah pembiayaan, Pemkab melakukan langkah “jemput bola” ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga kementerian terkait. Hasilnya, sejumlah bantuan tambahan berhasil dikucurkan untuk mendukung proyek infrastruktur di OKU Selatan.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di wilayah yang pembangunannya belum optimal.
“Ini akan terus kita upayakan, bagaimanapun caranya, baik melalui APBD, bantuan provinsi maupun pemerintah pusat,” tegasnya.
Tak hanya jalan, revitalisasi sektor pendidikan dan kesehatan ikut dipacu. Di bidang pendidikan, pemerintah membangun ruang kelas baru, merehabilitasi gedung sekolah, serta melengkapi sarana penunjang belajar. Peningkatan kualitas guru juga dilakukan melalui pelatihan dan penguatan pembelajaran berbasis teknologi.
“Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik,” ujar Abusama.
Sementara di sektor kesehatan, pembangunan dan renovasi puskesmas terus berjalan, disertai penambahan tenaga medis dan penguatan peralatan kesehatan. Dana miliaran rupiah juga diklaim berhasil diamankan untuk pembangunan RSUD Muaradua, termasuk gedung dan fasilitas penunjang.
“Dana miliaran rupiah juga berhasil didapatkan untuk pembangunan RSUD Muaradua,” tuturnya.
Abusama berharap kondisi fiskal membaik pada 2027 sehingga percepatan pembangunan bisa lebih agresif.
“Tahun 2026 ini masih ada efisiensi, bukan hanya kita tapi seluruh Indonesia. Semoga 2027 membaik agar berbagai program pembangunan dapat kita realisasikan,” katanya.
Pemkab OKU Selatan menegaskan, pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang. Targetnya jelas: mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....