BBPOM Palembang Minta Warga Laporkan Temuan Pangan Berbahaya
- 23 Feb 2026 08:18 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang – Dalam upaya mengantisipasi peredaran pangan mengandung bahan berbahaya, BBPOM meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan jika ada temuan di lapangan. Imbauan tersebut disampaikan Kepala Balai Besar POM Palembang dalam program pengawasan Pasar Aman di Palembang.
Kepala Balai Besar POM Palembang, Yani Ardiyanti, menegaskan partisipasi publik sangat diperlukan. Menurutnya, pengawasan tidak hanya bergantung pada petugas di lapangan.
"Kami minta masyarakat segera melapor jika menemukan pangan mencurigakan," tegas Yani, Senin, 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan saat ini dilakukan intensifikasi pengawasan selama Ramadan dan Idul Fitri. Pengawasan dilakukan secara rutin maupun terpadu bersama lintas sektor terkait.
Balai Besar POM Palembang tergabung dalam tim terpadu pengawasan obat dan makanan. Tim tersebut bergerak di seluruh kabupaten dan kota sesuai jadwal masing-masing daerah.
Untuk 11 wilayah di Sumsel, pengawasan berada di bawah Balai Besar POM Palembang. Meski tidak memiliki kantor cabang khusus, jarak antar wilayah dinilai masih terjangkau.
Yani menyebut pihaknya saat ini memiliki program Pasar Aman bebas bahan berbahaya. Program tersebut bertujuan memberdayakan petugas dan komunitas pasar melakukan skrining awal.
Di sejumlah pasar tersedia pojok pengujian dengan fasilitas alat tes sederhana. Masyarakat dapat membawa sampel pangan yang dicurigai untuk diperiksa langsung.
Beberapa pasar di Palembang telah memiliki fasilitas pojok pasar tersebut. Petugas pasar dilatih melakukan deteksi awal sebelum produk dijual luas.
"Selain pasar, pengawasan juga menyasar sekolah dan desa. BPOM menurunkan mobil layanan keliling untuk menjangkau masyarakat," kata Yani.
Terkait cara melapor, Yani menjelaskan warga dapat datang langsung ke kantor Balai Besar POM Palembang. Pelaporan juga dapat dilakukan dengan membawa contoh produk yang dicurigai.
Yani mengingatkan ciri pangan berbahaya bisa dikenali dari tekstur dan warna mencolok. Aroma menyengat seperti bahan kimia juga patut diwaspadai konsumen.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan pangan. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat tindakan dapat dilakukan.
BPOM memastikan pengawasan akan terus berjalan sepanjang tahun. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan.
Sinergi pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mencegah peredaran pangan berbahaya. Program Pasar Aman menjadi salah satu upaya konkret menjaga keamanan konsumsi publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....