Museum SMB II Palembang Perkuat Transformasi Digital

  • 21 Feb 2026 09:06 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terus melakukan transformasi digital untuk meningkatkan layanan edukasi kepada publik. Upaya ini dilakukan agar museum tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan pengunjung masa kini.

Edukator Museum SMB II, Kiki Fitria Rizki, dalam dialog Literasi Digital Pro 1 RRI Palembang, Selasa, 17 Februari 2026, menjelaskan, digitalisasi dilakukan pada berbagai aspek. Salah satunya melalui penggunaan barcode yang memungkinkan wisatawan asing mengakses narasi koleksi tanpa pemandu.

Selain itu, museum juga mendigitalisasi koleksi penting seperti naskah dan mushaf kuno yang sudah rapuh. Proses digitalisasi dilakukan dengan memotret setiap halaman secara detail agar tetap dapat dipelajari tanpa merusak dokumen asli.

Inovasi lain yang dikembangkan adalah teknologi augmented reality dan kode QR untuk membantu pengunjung menemukan lokasi koleksi. "Pengunjung cukup memindai kode melalui ponsel untuk memperoleh informasi secara mandiri di dalam museum," ujar Kiki.

Transformasi digital turut diterapkan pada sistem pembayaran yang kini sudah menggunakan metode nontunai. Selain itu, pengelola bekerja sama dengan pihak teknologi untuk memantau jumlah pengunjung dan minat terhadap koleksi tertentu.

Ditambahkannya, museum SMB II juga tengah menyiapkan wahana berupa immersive cinema yang menampilkan film 3D tentang sejarah Palembang. Fasilitas ini dirancang sebagai sarana edukasi interaktif, termasuk ruang kreatif anak yang terhubung dengan tampilan digital.

Menurut Kiki, penerapan digitalisasi berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah kunjungan museum dalam setahun terakhir. Pengunjung didominasi pelajar, masyarakat umum, hingga wisatawan mancanegara yang tertarik mempelajari sejarah Palembang.

Museum SMB II berharap inovasi tersebut dapat mengubah stigma museum sebagai tempat kuno menjadi ruang belajar yang menarik. Pengelola juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan museum sebagai destinasi edukasi dan rekreasi keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....