FKUB Sumsel Maknai Imlek Pererat Persaudaraan
- 17 Feb 2026 16:19 WIB
- Palembang
RRI,CO.ID, Palembang - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang jatuh pada 17 Februari, Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sumatera Selatan menilai perayaan Imlek bukan sekadar tradisi budaya Tionghoa. Momentum ini dipandang sebagai ajang memperkuat persaudaraan lintas iman dan etnis di Indonesia.
Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan, Syarnubi Soman, menyampaikan, Imlek mengandung nilai-nilai luhur yang relevan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, perayaan ini sarat dengan makna kebersamaan, rasa syukur, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
"Sebagai seorang Muslim dan Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan, saya memandang Imlek tahun 2026 bukan hanya sebagai perayaan budaya Tionghoa, tetapi juga sebagai momentum kebangsaan untuk memperkuat persaudaraan lintas iman dan etnis di Indonesia," ujar Syarnubi, Senin 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya silaturahmi, saling menghormati, serta menjaga kerukunan antarumat beragama. Karena itu, Imlek dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman.
Dalam konteks kebangsaan, FKUB Sumatera Selatan mendorong agar perayaan Imlek dirayakan secara inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Perayaan ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat solidaritas sosial.
Selain itu, momentum Imlek dinilai selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberagaman yang ada di Indonesia dipandang sebagai kekuatan yang harus dirawat bersama.
Syarnubi menambahkan bahwa perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru, keberagaman tersebut menjadi anugerah yang memperkaya kehidupan bermasyarakat, khususnya di Sumatera Selatan.
FKUB Sumatera Selatan berharap perayaan Imlek 2577/2026 membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat baru bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kebersamaan dan saling menghormati, harmoni sosial diyakini dapat terus terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....