Menko AHY Tinjau Rumah Susun Mahasiswa Unsri
- 10 Feb 2026 21:53 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Agenda kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono salah satunya meninjau Rumah Susun Universitas Sriwijaya di Palembang, Selasa 10 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan pemanfaatan hunian mahasiswa berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, AHY melihat langsung kondisi bangunan serta fasilitas penunjang hunian mahasiswa. Pemerintah pusat ingin memastikan rusun benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan pembangunannya.
AHY menegaskan rumah susun menjadi bagian penting dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan tinggi. Hunian ini disiapkan bagi mahasiswa Unsri yang berasal dari luar Palembang.
“Rumah susun ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai daerah bahkan luar negeri,” ujarnya. Pemerintah ingin mahasiswa memiliki hunian layak dan terjangkau.
Ia menekankan hunian mahasiswa harus memenuhi standar kenyamanan dan kesehatan. Fasilitas tidak sekadar menjadi tempat tinggal tetapi mendukung proses belajar.
“Lingkungan hunian yang nyaman berpengaruh terhadap konsentrasi dan prestasi mahasiswa,” katanya. Pemerintah menilai kualitas hunian berbanding lurus dengan keberhasilan pendidikan.
AHY berharap rumah susun Unsri dapat menjadi contoh pengembangan hunian mahasiswa di perguruan tinggi lain. Infrastruktur pendidikan harus memberikan manfaat jangka panjang.
“Saya mengoordinasikan pembangunan rumah susun agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya. Pemanfaatan fasilitas menjadi perhatian utama pemerintah.
Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia menilai keberadaan rusun mendukung ekosistem pendidikan kota.
“Semoga mahasiswa Unsri semakin nyaman dan fokus menuntut ilmu,” tuturnya. Rusun dinilai memperkuat Palembang sebagai kota pendidikan.
Sementara itu, Rektor Universitas Sriwijaya Taufiq Marwah menjelaskan rusun terdiri dari 43 kamar. Setiap kamar dilengkapi empat tempat tidur.
Unsri juga menyediakan dua kamar khusus bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut dilengkapi kamar mandi ramah difabel.
Taufiq menyebut rusun telah rampung dan diserahterimakan untuk dikelola Unsri. Hunian diprioritaskan bagi mahasiswa luar Palembang dengan tarif terjangkau.
Ia menambahkan rusun digunakan mahasiswa bersifat sementara seperti mahasiswa internasional. Fasilitas tersebut menunjang kegiatan akademik dan nonakademik kampus.
“Rusun ini diharapkan menunjang aktivitas mahasiswa secara maksimal,” pungkasnya. Unsri menargetkan pemanfaatan hunian berjalan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....